Suara.com - Pemerintah Jepang menyetujui kenaikan anggaran militer pada Senin (21/12) dan mendanai pengembangan pesawat tempur siluman canggih untuk menghalau kekuatan militer lawan, seperti China.
Menyadur Channel News Asia, Senin (21/12/2020) Perdana Menteri Yoshihide Suga memberikan Kementerian Pertahanan Jepang rekor anggaran 5,34 triliun yen (Rp 732 triliun), naik 1,1 persen dan mencatatkan rekor.
Suga melanjutkan ekspansi militer yang dilakukan oleh pendahulunya, Shinzo Abe, untuk mempersenjatai pasukannya pesawat, rudal, dan kapal induk baru dengan jangkauan dan potensi yang lebih besar untuk melawan musuh potensial termasuk negara tetangga China.
China berencana untuk meningkatkan anggaran militernya 6,6 persen tahun ini, peningkatan terkecil dalam tiga dekade.
Jepang membeli rudal jarak jauh dan mempertimbangkan untuk mempersenjatai dan melatih militernya untuk menyerang sasaran darat yang jauh di China, Korea Utara, dan bagian lain Asia.
Sebuah rancangan jet tempur, yang pertama dalam tiga dekade, diperkirakan menelan biaya sekitar 40 miliar dolar (Rp 567,8 triliun) dan siap terbang pada tahun 2030-an.
Proyek yang akan dipimpin Mitsubishi Heavy Industries dengan bantuan Lockheed Martin itu mendapat anggaran baru 706 juta dolar (Rp 10 triliun).
Jepang akan menghabiskan 323 juta dolar (Rp 4,5 triliun) untuk memulai pengembangan rudal anti-kapal jarak jauh untuk mempertahankan rantai pulau Okinawa.
Pembelian besar lainnya termasuk enam pesawat tempur siluman Lockheed F-35 seharga 628 juta dolar (Rp 8,9 triliun), dua varian short-takeoff and vertical-landing (STOVL) B yang akan beroperasi dari kapal induk.
Baca Juga: Ramah LGBT, Sekolah di Jepang Kenalkan Seragam Tanpa Gender
Militer Jepang juga akan mendapatkan 912 juta dolar untuk membangun dua kapal perang kompak yang dapat beroperasi dengan lebih sedikit awak daripada kapal perusak konvensional.
Jepang juga menginginkan dua kapal perang baru untuk membawa radar pertahanan udara dan rudal balistik Aegis yang memiliki jangkauan tiga kali lipat dari model lama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran