Suara.com - Setiap negara punya cara dan tradisi tersendiri dalam merayakan Hari Natal, namun di tahun 2020 ini berbeda karena di tengah pandemi yang membatasi pergerakan.
Mulai dari ayam goreng KFC di Jepang, ulat goreng, hingga kedatangan roh jahat, berikut ini tradisi di berbagai negara yang sudah Suara.com rangkum.
1. Berbondong-bondong ke KFC di Jepang
Menyadur The Sun, Jumat (25/12/2020) Hari Raya Natal tidak diakui secara resmi sebagai hari libur di negara yang terkenal akan bunga sakura tersebut.
Namun, itu tidak menghentikan setiap keluarga untuk berbondong-bondong ke kedai KFC untuk makan meriah pada Malam Natal setiap tahun.
Sebanyak 3,6 juta keluarga diperkirakan mengambil bagian dalam tradisi tersebut.
Tradisi membeli ayam goreng tersebut dimulai pada tahun 1974 ketika KFC menjalankan kampanye iklan yang sangat sukses di Jepang yang disebut "Kurisumasu ni wa Kentakkii", atau "Kentucky for Christmas".
2. Menyimpan Sapu di Norwegia
Orang Norwegia percaya bahwa musim perayaan menandai kedatangan roh jahat dan penyihir yang memiliki sifat tidak ramah.
Baca Juga: Tradisi Orang Jepang Merayakan Natal, Salah Satunya Makan Malam Romantis
Jadi pada malam Hari Raya Natal, orang-orang di Norwegia memastikan sapu mereka tersimpan dengan aman dan terkunci sebelum tidur.
Dengan demikian, ketika para penyihir datang mencari sapu sebagai alat transportasinya, mereka tidak akan menemukannya.
3. Ulat goreng di Afrika selatan
Afrika Selatan dikenal karena hidangan mereka yang beragam. Dan salah satu yang paling mereka banggakan adalah kelezatan ulat goreng dari Emperor Moth.
Setiap tahun, hidangan ulat goreng tersebut disajikan waktu Natal dan dinikmati sebagai camilan kaya protein sepanjang musim dingin.
4. Bersepatu roda ke gereja di Caracas, Venezuela
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature