Suara.com - Pemerintah terus mengimbau masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi ini. Masyarakat diminta mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker.
Tentunya, hal ini dilakukan untuk kebaikan diri sendiri agar terhindar dari penularan virus corona.
Seorang petugas bus Transjakarta berniat baik menegur seorang penumpang yang menggunakan masker tidak sesuai standar.
Alih-alih mendapat respons baik, petugas itu justru mendapat cemoohan dari si penumpang.
Hal tersebut terlihat dalam sebuah video yang beredar di jagat maya. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @warung_jurnalis.
Dalam video tersebut, si penumpang tampak kesal dan marah dengan petugas tersebut.
Si penumpang kesal lantaran menggunakan masker tidak sesuai. Menurut petugas, penumpang tersebut memakai masker tidak menutup hidung.
Berdasarkan video tersebut, masker penumpang itu diturunkan ke dagu sehingga tidak menutupi bagian hidung.
Akan tetapi, penumpang tersebut tidak terima ditegur. Dia pun malah menyinggung gaji petugas itu.
Baca Juga: 2 Bocah Belajar Mangaji sambil Jualan Balon, Publik: Hidup di Surga Bareng
"Nggak mau marah-marah sama orang kayak lo, karena nggak selevel. Gaji lo nggak seberapa," ujar penumpang itu.
Akhirnya keduanya pun terlibat adu mulut. Si penumpang berulang kali mengklaim bahwa dia sudah memakai masker dengan benar.
Namun, menurut petugas, penumpang itu sempat menurunkan maskernya hingga ke dagu.
Berdasarkan unggahan tersebut, kejadian terjadi pada Kamis (24/12/2020).
Unggahan itu pun ramai dikomentari warganet. Ada yang salut kepada petugas karena berani menegur penumpang.
Tetapi, ada juga warganet yang merasa heran dengan si penumpang tersebut.
"Salut sama petugasnya, meskipun ngehadapin customer kayak gitu masih ngehadapinnya dengan sopan dan sabar," ujar akun rizky********.
"Dari cara berpenampilannya aja gue nggak yakin dia banyak duit juga. Kok bisa-bisanya masalah masker sampai bawa sallary orang," komentar akun logo*****.
"Ditunggu video minta maafnya," balas akun edo*****.
Berita Terkait
-
Viral Pria Pasrah Dituduh Hamili 17 Cewek, Korban: Saya Dipaksa Jadi Mau
-
Disindir Barang Dagangannya Tipis, Penjual: Mau Tebal Pakai Terpal Aja!
-
2 Bocah Belajar Mangaji sambil Jualan Balon, Publik: Hidup di Surga Bareng
-
Ada Nastar Wujud Babi, Warganet: Halal atau Haram Ya?
-
Viral Toyota Avanza Jadi-jadian, Bentuk Depan Kok Jadi Begini
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna