Suara.com - Seorang wanita yang tewas tertembak saat aksi protes yang ricuh di Capitol, Amerika serikat, adalah seorang dokter hewan Angkatan Udara dari California.
Menyadur New York Post, Kamis (7/1/2021) Ashli Babbitt, yang telah bekerja selama 14 tahun, menikah dan tinggal di dekat San Diego, kata suaminya, Aaron, kepada KUSI-TV.
"Saya mati rasa. Saya hancur. Tidak ada seorang pun dari DC yang memberi tahu putra saya dan kami mengetahuinya di TV," jelas ibu suami, Robin Babbitt, mengatakan kepada The New York Post.
Babbitt juga mengungkapkan bahwa menantunya adalah seorang pendukung dari Donald Trump.
Saudara laki-laki Aaron, Justin, menambahkan bahwa ia sangat terkejut. "Sulit, karena kami belum diberi tahu secara resmi." ujar Justin.
Sehari sebelum dia ditembak, Babbitt men-tweet, "Tidak ada yang akan menghentikan kami… mereka dapat mencoba dan mencoba dan mencoba tetapi badai ada di sini dan akan turun dalam waktu kurang dari 24 jam… gelap terang."
Babbitt, yang menggunakan akun Twitter CommonAshSense, juga me-retweet pada Rabu pagi - beberapa jam sebelum dia dan pendukung Trump lainnya menyerbu Capitol - sebuah "DAFTAR HARUS DILAKUKAN sebelum rapat Kongres hari ini."
Daftar itu berisi "Mike Pence harus mengundurkan diri" dan, "Ketua Mahkamah Agung John Roberts harus RESIGN."
Para demonstran memprotes pengesahan perolehan suara elektoral Joe Biden oleh Kongres sebagai pemenang pemilihan presiden 2020.
Baca Juga: Kerusuhan di Gedung DPR AS, Massa Serang Media hingga Kamera Diinjak-injak
Babbitt tertembak peluru di bagian dadanya di dalam gedung Capitol saat ia dan teman-temannya merangsek masuk. Dalam sebuah video terdengan suara tembakan dan ada seorang wanita jatuh.
Sebuah sumber penegak hukum mengatakan kepada The Post bahwa wanita tersebut tertembak peluru dari Polisi Capitol.
Pada hari Selasa, Babbitt me-retweet rekaman TV dari kerumunan pro-Trump yang berkumpul di DC menjelang kerusuhan hari Rabu.
Ibu mertua Babitt memberi tahu afiliasi Fox di DC bahwa dia bingung dengan perilaku istri putranya tersebut.
"Saya benar-benar tidak tahu mengapa dia memutuskan untuk melakukan ini," kata ibu mertuanya, menurut tweet seorang reporter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC