Suara.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan penambahan kasus Covid-19 sebanyak 9.321 orang pada Kamis (7/1/2021) merupakan penambahan kasus tertinggi harian sejak awal pandemi. Bahkan, kata Wiku, angka tersebut meningkat 500 kasus.
"Berat bagi saya untuk menyampaikan data ini. Penambahan kasus positif harian per hari ini adalah yang tertinggi sejak awal pandemi, mencapai 9 ribu, bahkan angka ini meningkat hampir 500 kasus hanya dalam waktu satu hari," kata Wiku dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Kamis (7/1/2021).
Wiku menyebut rekor tertinggi penambahan kasus harian tersebut imbas dari libur panjang Natal dan Tahun Baru. Hal tersebut terjadi sudah yang keempat kali dan pemerintah belum berhasil memperbaikinya.
"Ini adalah imbas dari libur panjang. ternyata pada pembelajaran yang keempat kalinya dan kami belum berhasil juga memperbaiki dan mengambil pelajaran dari 3 libur panjang sebelumnya yang telah kami sampaikan berulang-ulang. Ini adalah kondisi yang sangat mengkhawatirkan dan perlu untuk segera dihentikan," ucap dia.
Tak hanya itu, Wiku menuturkan tren perkembangan peningkatan kasus Covid-19 nasional terus mengalami peningkatan sejak Maret 2020.
Peningkatan jumlah kasus Covid-19 tertinggi terjadi pada periode Agustus-September 2020. Pada periode tersebut jumlah kasus Covid-19 mengalami peningkatan sebesar 45.895 kasus.
Selain itu kata Wiku, Pulau Jawa dan Bali juga menjadi kontributor terbesar peningkatan kasus Covid-19 di tingkat nasional.
Menurut dia, sejak awal pandemi, kontribusi kasus dari pulau Jawa dan Bali tidak pernah berada di bawah 50 persen dari penambahan kasus positif mingguan.
"Bahkan pada Desember 2020 sebanyak 129.994 kasus dikontribusikan oleh kedua pulau tersebut dan ini merupakan yang tertinggi sejak Maret 2020," ucap Wiku.
Baca Juga: Suasana Hari Pertama WNA Dilarang Masuk di Bandara Soetta
Wiku menuturkan, jika dilihat dari angka akumulatif kasus positif per tanggal 3 Januari 2021, ternyata Pulau Jawa dan Bali berkontribusi sebesar 65 persen atau 496.674 kasus dari total kasus positif Covid-19 di tingkat nasional.
"Sedangkan jika dilihat dari kasus aktif per tanggal yang sama bahkan Jawa dan Bali berkontribusi lebih besar lagi, yaitu 67 persen atau 74.450 kasus aktif dari total kasus aktif yang ada di tingkat nasional," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wiku memaparkan jumlah kasus aktif mencapai 114.766 atau 14,4 persen dan jumlah kasus sembuh adalah 659.437 atau 82,7 persen. Sedangkan jumlah kasus meninggal kumulatif saat ini adalah 23.520 atau 2,9 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Terbukti Selingkuh, Hakim di Sulteng dan Sabang Dipecat, Ada yang Tega Palsukan Data Istri
-
Baku Tembak di Tembagapura: TNI Lumpuhkan Kelompok Bersenjata, 1 Tewas dan 6 Ditangkap
-
Iwakum: Putusan Bebas Tian Bahtiar Perkuat Perlindungan Pers
-
Australia Jadi Sorotan Dunia Berkat Munculnya Gerhana Bulan Darah
-
Polda Riau Ungkap Jaringan Pemburu Gajah Sumatra, DPR: Jangan Beri Ruang Pelaku Kejahatan Lingkungan
-
Pakar UGM: Perang AS-Israel Vs Iran Pertegas Momentum Indonesia Keluar dari Board of Peace
-
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus
-
Siapa Ermanto Usman? Mantan Pegawai JICT yang Tewas Mengenaskan di Bekasi
-
Pemuda 22 Tahun Dibekuk Bawa Sabu 102 Gram, Begini Modus Penyamarannya
-
Strategi Perang AS-Israel Lawan Iran Dinilai Sembrono dan Tanpa Roadmap Jelas