Suara.com - Pria bertanduk yang fotonya viral saat kerusuhan gedung Capitol, Jacon Chansley kini berbalik menyerang Donald Trump. Pria yang juga dikenal sebagai Jake Angeli ini mengaku kecewa berat.
Menyadur NY Daily News Sabtu (30/01), Jake merasa dikhianati oleh Donald Trump sehingga bersedia untuk bersaksi melawan mantan presiden di sidang pemakzulan bulan depan.
Pengacara Jake, Albert Watkins mengatakan kliennya sangat terpukul karena Trump menyatakan 'tidak memaafkan pendukungnya' dalam aksi di gedung Capitol.
"Dia merasa dikhianati oleh presiden," kata Watkins.
Ia dan empat orang lain menghadapi dakwaan federal terkait kerusuhan yaitu gangguan sipil, menghalangi proses resmi, perilaku tidak tertib di gedung terbatas dan berdemonstrasi di gedung Capitol.
Pria yang dijuluki The QAnon Shaman atau dukunnya QAnon ini dijadwalkan akan didakwa Jumat di Washington.
Pada 6 Januari, Jake difoto saat duduk di kursi kamar Senat Wakil Presiden Mike Pence, sementara anggota parlemen mengesahkan suara pemilihan perguruan tinggi yang menjadikan Joe Biden presiden.
Pihak berwenang mengatakan ia meninggalkan catatan yang berbunyi, "Ini hanya masalah waktu, keadilan akan datang."
Pendukung Trump ini mengatakan pada penyelidik bahwa dia datang ke Capitol "atas permintaan presiden agar semua 'patriot' datang ke DC pada 6 Januari", menurut catatan pengadilan.
Baca Juga: Kisah Remaja Laporkan Ayahnya ke FBI karena Ikut Kerusuhan Capitol
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku