Suara.com - Pimpinan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) periode 2016-2021 menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (1/2/2021). Dalam pertemuan itu mereka melaporkan hasil kerja jelang masa jabatannya berakhir.
Anggota Ombudsman Adrianus Meliala mengatakan selain menyampaikan laporan kerja Ombudsman, mereka juga menyampaikan beberapa isu yang menjadi perhatian Jokowi.
"Kami melaporkan hasil kerja kami dan beberapa isu yang perlu menjadi perhatian presiden. Beliau setuju dengan apa yang kami katakan dan akan menindaklanjutinya," ujar Adrianus saat dihubungi wartawan, Senin (1/2/2021).
Mantan Anggota Kompolnas itu menuturkan beberapa isu yang menjadi perhatian Jokowi seperti tingkat kepatuhan pada standar layanan yang masih bermasalah.
Ia menyebut kekinian banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melalaikan tugas dan pelayanan, sehingga membuat publik menjadi korban.
"Misalnya, kepastian waktu layanan yang rendah, adanya pungutan yang tidak resmi, perlakuan yang berbeda-beda dan lain-lain," ucap dia.
Pertemuan itu juga membahas terkait investasi mobil listrik yang masih terkendala perizinan.
Kemudia masalah limbah alat pelindung diri (APD) yang juga menjadi perhatian Jokowi.
"Masalah investasi mobil listrik yang terkendala perizinan. Masalah limbah APD yang sekarang sudah tak terkendali," katanya.
Baca Juga: Ahli Feng Shui: Tahun Ini, Pak Jokowi Hokinya Bagus
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan
-
Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi
-
Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon