Suara.com - Hasnaeni Moein, pendiri Partai Era Masyarakat Sejahtera, mengatakan siap menjadi ketua umum Partai Demokrat menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono jika partai berlambang bintang mercy melakukan kongres luar biasa.
"Kalau saya dipercaya menjadi ketua umum Partai Demokrat, yang pertama saya akan menyejahterakan kader-kader Partai Demokrat, membuka lapangan kerja, kader-kader Demokrat dan para simpatisan Partai Demokrat," kata Hasnaeni.
Hasnaeni mengatakan memajukan kader dan simpatisan bukan hal baru baginya. Dia mengatakan telah membuktikan di Partai Emas.
"Saya akan membuat lapangan kerja sebesar-besarnya buat kader Para Demokrat, seperti yang sudah saya lakukan di Partai Emas," kata dia.
Dia mengatakan janji menjalankan hal-hal baik yang telah ia lakukan bersama Partai Emas apabila diberikan mandat menjadi pimpinan tertinggi Partai Demokrat.
Hasnaeni mengatakan akan membuat Partai Emas menjadi satu bagian dari Partai Demokrat.
"Saya akan jadikan Partai Emas dan Partai Demokrat satu, jadi Partai Demokrat dengan Partikel Emas saya akan ubah menjadi satu, satu kesatuan. Dan saya siap Partai Demokrat," kata dia.
Terkait kepemimpinan AHY yang dikabarkan kurang disukai sejumlah pihak, Hasnaeni enggan turut campur sebab hal itu merupakan persoalan internal Demokrat.
"Banyak yang tidak senang dengan kepemimpinan AHY di Partai Demokrat, itu merupakan hak para senior di Partai Demokrat," ujarnya.
Sejauh ini belum ada respons dari Partai Demokrat, terutama mengenai apakah mereka menganggap sikap Hasnaeni serius atau tidak. [Antara]
Berita Terkait
-
AHY Bocorkan Rencana Spesial Mudik 2026: Ada Diskon Tiket dan Potongan Tol?
-
Profil Eli Fitriyana: DPRD Diduga Pakai Ijazah Palsu, Punya Kekayaan Miliaran
-
Lukisan 'Kuda Api' Karya SBY Laku Rp6,5 Miliar untuk Aksi Kemanusiaan
-
Menko AHY Siapkan Strategi Mudik Lebaran 2026: Fokus Infrastruktur dan Diskon Tiket
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak