Suara.com - Sejak hari Senin, 15 Februari 2021 lalu, PT Bank Jago Tbk. (ARTO) berhasil menyedot perhatian Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasalnya bank berlogo kuning ini mengalami kenaikan harga saham di luar dugaan atau yang disebut unusual market activity (UMA).
Hingga siang ini, Selasa (23/2/2012) harga saham Bank Jago berhasil mencapai Rp 10.150, dalam sepekan saham Bank Jago berhasil naik hingga 24,48 persen.
Bagaimana Bank Jago bisa mengalami UMA dan apa sebabnya? Yuk cari tahu lebih jauh tentang Bank Jago melalui fakta-fakta berikut!
1. Melantai di BEI sejak 2016
Meski telah berdiri sejak Mei 1992, Bank Jago baru berhasil melantai di Bursa Efek Indonesia pada bulan Januari 2016 lalu dengan kode saham ARTO. Kepemilikannya saat itu masih dipegang oleh Arto Group atau keluarga Arto dengan kepemilikan saham sebesar 39,5 persen.
2. Diakuisisi Gojek
Sejak 18 Desember 2019 lalu, saham ARTO telah diakuisisi oleh Jerry Ng, mantan petinggi Bank Danamon dan BTPN sebesar 454,15 juta saham atau setara 37,65 persen melalui perusahaan PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia (MEI) dan juga Patrick Sugito Walujo, pendiri Northstar sekaligus Gojek sebesar 161,03 juta saham atau setara 13,35 persen melalui Wealth Track Technology Limited (WTT).
3. Harga Jual Saham Tertinggi
Pada hari Senin 22 Februari 2021 lalu, saham ARTO berhasil diperdagangkan dengan harga tertinggi dengan harga Rp 11.225 dan harga terendah Rp 9.425. Pada saat penutupan, harga bid Rp 10.875 per saham. Di lain sisi, harga offer terendah di Rp 10.900 per saham.
Baca Juga: Indef Sebut Sinergi Gojek dan Bank Jago Bakal Untungkan Konsumen
4. Menguat dalam sepekan
Terhitung sejak 15 Februari 2021 harga saham ARTO telah melonjak hingga 42,48 pesen dibanding harga saat itu yang berada di Rp 7.650. Sehingga apabila dihitung perbandingannya dari setahun lalu harga saham ARTO sudah meroket hingga 211,53 persen dari harga saat itu yang hanya bernilai Rp 3.500.
Lonjakan harga saham PT. Bank Jago Tbk ini membuat kapitalisasi saham membesar menjadi Rp 118,33 triliun atau masuk dalam daftar 10 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia.
Itulah fakta-fakta Bank Jago, bank yang belakangan bikin heboh karena sahamnya yang mendadak meroket di Bursa Efek Indonesia.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?
-
Mendagri: Masa Tanggap Darurat Aceh Utara Bisa Diperpanjang
-
PDIP Tegaskan Kedekatan Megawati-Prabowo Tak Ubah Sikap Tolak Pilkada Tidak Langsung
-
Malam Ini, Banjir Jakarta Sudah Rendam Lebih dari 100 RT
-
Banjir Sebabkan Macet Parah di Jakarta, Polisi Sebut Tiga Titik Paling Krusial Ini
-
Pasutri Bandar Narkoba Dibekuk, Polda Metro Jaya Sita 1,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
-
Banjir Sebetis di Pemukiman Belakang Kantor Wali Kota Jaksel, Selalu Datang Setiap Hujan Deras
-
Resmi Gabung Dewan Perdamaian Besutan Trump, Prabowo Ungkap Harapan dan Tujuan Indonesia
-
Keluhan Wali Murid di SD Negeri: Ketika Les Berbayar Jadi Beban Psikologis Anak
-
Prabowonomics Bakal Menggema di WEF Davos, Visi Ekonomi RI Setelah 10 Tahun Absen