- PT Jakpro menargetkan LRT Jakarta Fase 1B (Velodrome-Manggarai) beroperasi resmi pada Agustus 2026 setelah uji coba sistem.
- Fase 1B memiliki lintasan 6,4 km dengan lima stasiun baru, berintegrasi dengan KRL dan Transjakarta di Manggarai.
- Jakpro juga menyusun rencana induk pengembangan jaringan LRT untuk optimalisasi pelayanan serta integrasi antarmoda transportasi.
Suara.com - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro mematok target operasional resmi proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome menuju Manggarai pada Agustus 2026 mendatang.
Proyek strategis ini terus dipacu penyelesaiannya guna memastikan layanan transportasi publik tersebut dapat segera dinikmati oleh khalayak luas sesuai dengan lini masa yang telah ditentukan.
Direktur Utama PT Jakpro, Iwan Takwin, menjelaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan tahap commissioning test atau pengujian sistem secara menyeluruh sebagai bagian dari proses akhir.
“Untuk LRT Jakarta 1B ini, kami targetkan sesuai timeline pada Agustus. Insyaallah, bisa beroperasi secara resmi. Setelah itu, kami akan mulai commissioning test,” ujarnya, mengutip laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Langkah pengujian tersebut sangat krusial demi menjamin aspek keselamatan serta memastikan seluruh infrastruktur berfungsi optimal sebelum melayani penumpang.
Selain pengujian fisik, Jakpro juga tengah merampungkan berbagai dokumen persyaratan untuk memperoleh izin operasional resmi dari Kementerian Perhubungan.
Di samping menuntaskan Fase 1B, perusahaan pelat merah di bawah Pemprov DKI Jakarta tersebut juga sedang merancang cetak biru pengembangan jaringan LRT Jakarta untuk masa depan.
Penyusunan rencana induk ini dilakukan melalui kajian yang menitikberatkan pada optimalisasi pelayanan serta integrasi antarmoda transportasi di ibu kota.
“Basis kajiannya tentu pelayanan, kemudian bagaimana jaringan ini bisa terintegrasi dengan moda lain. Sehingga, konektivitas dan mobilitas warga Jakarta benar-benar bisa terlayani dengan baik,” jelas Iwan.
Baca Juga: Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
Jakpro akan menentukan prioritas pembangunan jalur lanjutan yang dinilai paling efektif untuk mendongkrak jumlah penumpang serta memperkuat konektivitas warga.
Lintasan LRT Jakarta Fase 1B sendiri membentang sepanjang 6,4 kilometer dengan menghadirkan lima stasiun baru yang sangat strategis.
Kelima stasiun tersebut meliputi Stasiun Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, hingga titik pemberhentian akhir di Manggarai.
Kawasan Manggarai nantinya akan menjadi simpul integrasi raksasa yang menghubungkan LRT Jakarta dengan KRL Commuter Line serta layanan bus Transjakarta.
Pembangunan rute ini merupakan kelanjutan dari lintas Pegangsaan Dua–Velodrome yang sudah terlebih dahulu melayani masyarakat sejak tahun 2019 silam.
“Dengan selesainya fase ini, diharapkan konektivitas transportasi publik di Jakarta semakin meningkat dan mampu mendukung mobilitas masyarakat secara lebih efisien,” tandas Iwan.
Berita Terkait
-
Aturan Buka Puasa di KRL, MRT, dan LRT Selama Ramadan 2026
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Monorel vs LRT: Serupa tapi Tak Sama, Mana yang Lebih Unggul?
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?
-
Pelatih Thailand Keluhkan Lapangan Velodrome Jakarta Meski Menang Lawan Libanon di AFC Futsal 2026
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok