Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf, Sandiaga Uno menemui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021). Pertemuan ini dalam rangka koordinasi pelaksanaan program pengembangan lima destinasi super prioritas di tengah masa pandemi Covid-19.
Sandiaga mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo memerintahkan dirinya untuk membangkitkan pariwisata dan memulihkan ekonomi kreatif. Namun dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan sebagai upaya menanggulangi penyebaran Covid-19.
"Dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat dan disiplin dengan sertifikasi CASE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) kami bisa memulai. Sesuai koordinasi saya juga dengan Pak Kapolri dan Pak Menkes, adalah event-event yang terkurasi dengan baik dan mengacu pada protokol kesehatan yang ketat disiplin," kata Sandiaga.
Menurut Sandiaga, penanggulangan Covid-19 merupakan prioritas utama pemerintah. Di samping melalukan upaya pemulihan ekonomi kreatif yang menjadi tumpuan masyarakat, salah satunya di bidang pariwisata.
"Kami ingin memberikan kesan yang sangat luas bahwa tugas kami adalah menekan laju penularan Covid-19," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Listyo pun menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan ke beberapa lokasi destinasi wisata. Hal itu dilakukan untuk memastikan sejauh mana penerapan protokoler kesehatan sebagai upaya penanggulangan penyebaran Covid-19 telah ditegakkan.
"Tentu ini tugas kami mengawal program Kemenparekraf sehingga event-event baik nasional maupun internasional dan kunjungan ke destinasi tersebut segera bisa dilaksanakan. Dimulai dari domestik baru mancanegara," ujar Listyo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi
-
Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir
-
Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan
-
PBNU Dukung Langkah RI Masuk Board of Peace, Gus Yahya: Demi Masa Depan Palestina
-
Air Mulai Surut, Tapi Jakarta Belum Sepenuhnya Aman: 30 RT Masih Dikepung Banjir
-
Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?
-
Warga Kampung Sawah Gelar Aksi Tolak Hiburan Malam Party Station
-
Akhir Pekan Basah, BMKG Rilis Peringatan Dini Waspada Hujan di Jakarta