Suara.com - Seperti kebiasaanya, Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, hari ini menyapa pasangan suami istri, Anto dan Novi yang bekerja sebagai pemulung. Hal itu dilakukannya dalam perjalanan menuju kantor Kementerian Sosial (Kemensos), di Jalan Salemba Raya No 28, Jakarta Pusat.
Waktu masih menunjukkan pukul 06.00 WIB, Risma juga menyapa Siti Ropiah, seorang ibu dengan 2 anaknya yang sedang tidur di emperan toko, depan ITC Roxy Mas di Jalan Hasyim Ashari, Jakarta Pusat.
Setelah disapa, mereka diajak ke Balai Pangudi Luhur, Bekasi, Jawa Barat, didampingi Tim Reaksi Cepat (TRC) Kemensos, untuk selanjutnya dilatih berbagai keterampilan dan kewirausahaan, agar mampu memperbaiki ekonomi mereka.
Sebelum diajak ke Balai Pangudi Luhur, mereka terlebih dulu dicek kesehatannya, untuk memastikan dalam kondisi yang sehat, termasuk terhadap anak-anak Siti.
Anto, 53 tahun, sudah lima tahun memulung dan istrinya Riki Noviyanti, 26 tahun, menemani suaminya. Siti Ropiah, 27 tahun, merupakan pengangguran yang mengurus dua anak dan satunya masih bayi.
Sedangkan Yunita Triana, 24 tahun, dengan seorang anak dan sekarang menganggur, tapi sebelumnya kerja di laundry selama 1,5 bulan.
Pemulung dan pengemis merupakan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), yang diupayakan oleh Kemensos agar bisa mendiri secara ekonomi dengan bekal pembinaan kewirausahaan dan disalurkan kerja.
Dengan dilakukan upaya rehabilitasi sosial terhadap PPKS tersebut, maka negara telah hadir di tengah kelompok masyarakat yang rentan secara ekonomi sehingga kelak diharapkan bisa hidup layak dan mandiri.
Baca Juga: Kemensos akan segera Lelang 300 Hadiah dari Pihak Swasta
Berita Terkait
-
108 Ahli Waris Korban Gempa Bumi Sulbar Terima Santunan dari Kemensos
-
2 Orang Hilang akibat Banjir Bekasi, Kemensos Terjunkan Tagana
-
Risma Klaim Lima Pecandu Narkoba Jadi Pengusaha Berkat Rehabilitasi
-
Minta Jangan Dimusuhi, Mensos Risma: Tiap Orang Bisa jadi Korban Narkoba
-
Risma: Populasi Korban Narkoba di Indonesia 3,6 Juta Orang
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini