Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Aceh menyatakan luas kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Nagan Raya Aceh hingga Rabu (3/3/2021) mencapai 17,5 hektare.
“Saat ini upaya pemadaman untuk sebagian lokasi kebakaran masih terus dilakukan,” kata Petugas Pusat Pengendalian Data dan Informasi BPBA Haslinda Juwita.
Adapun sebaran lokasi kebakaran lahan di Nagan Raya, kata dia, meliputi di Desa Suak Puntong Kecamatan Kuala Pesisir dengan areal yang sudah terbakar mencapai tujuh hektare.
Kemudian di Desa Blang Puuk Kecamatan Beutong Ateuh mencapai sekitar dua hektare.
Sedangkan di Kecamatan Kuala Nagan Raya, tersebar di tiga desa meliputi Desa Kuta Makmur seluas dua hektare,k Desa Puloe Ie sekitar 5,5 hektare, serta Desa Blang Baro luas lahan yang terbakar sekitar satu hektare.
Haslinda Juwita juga menjelaskan upaya pemadaman di sejumlah lokasi kebakaran lahan tersebut melibatkan petugas dari BPBD Kabupaten Nagan Raya dibantu TNI, Polri, masyarakat, KPH Wilayah IV Aceh Barat, Brimob Kompi V Kuala menggunakan tiga unit mobil pemadam kebakaran, termasuk empat unit mesin pompa air.
“Sulitnya akses jalan yang tidak bisa dilintasi mobil pemadam kebakaran, juga menyebabkan upaya pemadaman terkendala,” katanya.
Selain itu, persoalan terbatasnya sumber air dan selang untuk melakukan upaya pemadaman, juga menyebabkan proses pemadaman kebakaran lahan di Nagan Raya juga ikut terkendala, tuturnya. [Antara]
Baca Juga: Mantan Anggota DPRD Bawa Sabu 5 Kilogram Terancam Pidana Mati
Berita Terkait
-
Tanpa Digaji, 1.142 Taruna KKP Dikirim ke Aceh dan Sumatra Jadi Relawan Bencana
-
Rapat Koordinasi Bencana di Aceh: Dasco Telepon Langsung Presiden Prabowo
-
Shandy Purnamasari dan Ekspedisi Dapur Kemanusiaan, Bawa 99 Ribu Porsi Makanan ke Aceh Tamiang
-
47 Hari Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Terjebak Krisis Kesehatan dan Air Bersih
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Insiden Mobil Patwal Senggol Warga di Tol Tomang, Kakorlantas: Sudah Ditangani!
-
Tito Karnavian Tegaskan Lumpur Banjir Sumatra Tak Dijual ke Swasta: Akan Dipakai Buat Tanggul
-
WALHI Sebut Negara Gagal Lindungi Rakyat dan Ruang Hidup Korban Bencana
-
Demo di Depan Kedubes AS, Ratusan Ojol Tagih Janji Perpres ke Presiden Prabowo
-
Mentan Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5,1 Triliun Pulihkan Lahan Pertanian Teremdam Banjir Sumatra
-
Interupsi di Sidang Paripurna DPD RI, Senator Paul Finsen: Orang Papua Butuh Sekolah dan RS
-
Transjakarta Minta Maaf atas Insiden Penumpang Tunanetra Jatuh, Janji Perketat SOP dan Pendampingan
-
Titiek Soeharto 'Warning' 3 Kementerian soal Dampak Banjir Sumatera
-
Tanpa Digaji, 1.142 Taruna KKP Dikirim ke Aceh dan Sumatra Jadi Relawan Bencana
-
Sentilan Keras Peter Gontha: Buat Apa Ada KY Jika Hakim 'Bermasalah' Adili Nadiem?