Suara.com - Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi berpendapat soal KLB Demokrat yang menobatkan Moeldoko sebagai Ketua Partai Demokrat versi KLB.
Eko Kuntadhi menilai bahwa apabila Moeldoko tidak mundur dari istana, rakyat akan menganggap Moeldoko sembunyi di bawah ketiak presiden.
Berikut cuitan Eko Kuntadhi melalui akun Twitter @eko_kuntadhi, seperti dikutip Suara.com, Sabtu (6/3/2021).
Jika Moeldoko tidak mundur dari KSP. Kesan yang ditangkap rakyat dalam konflik Demokrat adalah:
AHY bersembunyi di ketiak bapaknya
Moeldoko bersembunyi di ketiak Presiden
Gak asyik, jadinya...
Respons publik
Cuitan Eko Kunthadi soal Moeldoko yang dianggap rakyat bersembunyi di bawah ketiak presiden jika tidak mundur dari KSP ini pun banyak mendapat tanggapan dari warga jagat Twitter. Berikut beberapa di antaranya.
Baca Juga: Andi Mallarangeng Duga Jokowi Biarkan Moeldoko Rebut Demokrat dari AHY
"Semoga Pak Moeldoko segera melepas jabatan KSP nya dan fokus memajukan partai barunya. Biar capres 2024 makin banyak pilihan," komentar warganet.
"Para politikus mainnya makin nggak sedap dipandang. Pada main hantam kromo," tulis pengguna Twitter yang lain.
"Bau kecut semua," demikian komentar warga Twitter.
Ada juga yang mendukung Moeldoko untuk tetap sebagai KSP.
"Jika pak Moeldoko tidak ada kesalahan pada pekerjaannya sebagai KSP, presiden nggak bisa seenaknya pecat pejabat. Nggak ada urusan, masalah pribadi dengan profesionalitas pekerjaan dia. Ini bukan kasus kriminal atau korupsi kok. Kecuali yang bersangkutan mengajukan pengunduran diri ke presiden," komentar warganet.
Soal Kisruh Moeldoko - Demokrat, Pakar: Tak Boleh Ada Pembiaran dari Istana
Tag
Berita Terkait
-
Perdana di Langit Jakarta, Rafale Terbang Rendah di Istana Jelang HUT RI ke-81
-
SBY Absen Upacara di Istana, Jokowi-Megawati Hadir?
-
Jangan Tertukar! Ini 5 Perbedaan Istana Negara dan Istana Merdeka
-
AHY Soroti Ketahanan Air dalam Pameran Solusi Air, Energi, dan Lingkungan
-
Indonesia Emas 2045: Mungkinkah Berinovasi jika Sewa Rumah Saja Cemas?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci