Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin ikut menanggapi soal isu jabatan Presiden tiga periode yang dihembuskan eks Ketua MPR RI, Amien Rais.
Terkait isu tersebut, Ngabalin menyebut jika Amien Rais sudah uzur. Sehingga menurutnya, Amien lupa bawa Presiden Jokowi sudah menyatakan tak setuju usulan wacana jabatan Presiden tiga periode pada Desember 2019 silam.
"Kenapa saya bilang uzur karena pak Amien ini kan sudah uzur, bisa saja dia lupa. Faktor udzur, mungkin karena faktor uzur sehingga pak Amien Rais itu kadang ingat kadang lupa. Saya berprasangka baik dia (Amien Rais) lupa," ujar Ngabalin saat dihubungi, Senin (15/3/2021).
Pernyataan Ngabalin merespon dugaan Amien Rais bahwa ada skenario yang mengarah agar Presiden Jokowi bisa terpilih lagi hingga tiga periode.
Ngabalin menyebut pada 2019 akhir, Jokowi pernah menyampaikan pernyataan bahwa ia tak nyaman dengan usulan wacana Presiden 3 periode.
"Kenapa begitu karena masalah ini (Wacana Presiden 3 Periode) pernah disampaikan presiden. Bang Ali ingat sekali bapak presiden setahun lalu lebih kurang, itu kan presiden itu menyampaikan bahwa beliau (Jokowi) tidak nyaman," ucap dia
Ngabalin menuturkan ketika itu ada pihak-pihak yang menyampaikan soal usulan wacana jabatan Presiden 3 periode. Jokowi pun sudah menyampaikan pernyataan bahwa ada pihak yang ingin mencari muka dan sengaja menjerumuskan Jokowi dengan wacana jabatan Presiden 3 periode.
"Kemudian ada orang menyampaikan pandangan mereka tentang boleh tidaknya masa jabatan tiga periode. Waktu itu presiden mengeluarkan statemen ada pihak-pihak yang sengaja mencari muka kemudian menyampaikan apakah tidak ada kemungkinan tiga periode," ucap Ngabalin.
Ngabalin juga menyebut menyebut usulan wacana jabatan Presiden 3 periode sama saja menampar dan menjerumuskan Jokowi.
Baca Juga: Demokrat Ungkit Masa Lalu, SBY Tak Tergoda Jabatan Presiden 3 Periode
"Sehingga presiden menyampaikan pernyataan ini sama dengan menampar muka saya. Bang Ali ingat sekali, ingin mencari muka, ingin menjerumuskan presiden," katanya.
Jabatan Presiden 3 Periode
Sebelumnya, dalam akun youtube miliknya, Amien Rais mengungkapkan kecurigaannya terkait adanya usaha pemerintahan Jokowi menguasai seluruh lembaga tinggi negara. Hal itu menurutnya sangat berbahaya.
Politisi senior tersebut juga mengaku menangkap sinyal politik atau skenario yang mengarah agar Presiden Jokowi bisa terpilih lagi hingga tiga periode.
"Yang paling berbahaya sekarang adalah ada usaha-usaha yang betul-betul luar biasa, skenario, dan back up politik serta keuangannya itu, supaya Presiden Jokowi bisa mencengkeram lembaga tinggi negara khususnya DPR, MPR, DPD," kata Amien Rais, Minggu (14/3/2021).
"Tentu ini sangat berbahaya. Jadi sekarang ada semacam opini yang semula samar sekarang semakin ke arah mana rezim Jokowi melihat masa depannya," sambungnya.
Berita Terkait
-
Sedang Gempar, Amien Rais Kritik Jokowi dan Luhut soal 'Proyek Busuk Whoosh'
-
Amien Rais 'Ngamuk', Tuding Jokowi-Luhut-Sri Mulyani Perusak Indonesia dan Layak Dihukum Mati!
-
Geger Proyek 'Busuk' Whoosh, Amien Rais Semprot Jokowi dan Luhut: Aneh Sekali
-
Takjub Adab Jokowi Cium Tangan Abu Bakar Ba'asyir, Amien Rais Terenyuh: Buat Saya Artinya Dalam
-
Amien Rais Usulkan Mahfudin Nigara sebagai Calon Menpora, Apa Alasannya?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah