Suara.com - Seorang sipir tahanan di Afrika Selatan harus rela diskors setelah video hubungan intim dengan narapidananya viral di media sosial.
Menyadur SowetanLIVE, Kamis (18/3/2021) Departemen Pusat Pemasyarakatan Ncome akan mengambil tindakan terhadap sipir wanita yang tertangkap video pengawas berhubungan seks dengan seorang narapidana.
Video hubungan mereka kemudian langsung viral di media sosial dan membuat geger warganet di negara tersebut.
Dalam video tersebut menunjukkan wanita tersebut berhubungan dengan narapidana di tempat yang tampak seperti kantor di dalam penjara yang terletak di wilayah pegunungan KwaZulu-Natal.
Juru bicara lapas mengatakan pihaknya merasa malu, ketakutan, dan patah hari setelah melihat hubungan petugasnya tersebut.
"Aktivitas seksual antara narapidana dan petugas pemasyarakatan adalah insiden memalukan yang tidak pernah bisa dianggap sebagai apa yang diharapkan dari pejabat kami," kata Singabakho Nxumalo.
Nxumalo mengatakan pejabat yang terlibat telah diidentifikasi dan dia akan menjalani proses disipliner dengan segera.
"Tindakan disipliner juga telah dilakukan terhadap narapidana itu," kata Nxumalo.
Lebih lanjut, Nxumalo mengatakan para petugas pemasyarakatan diharapkan selalu mematuhi kode etik di setiap tugas mereka.
Baca Juga: Laporan Baru: Begini Cara Ilmuwan Identifikasi Virus Corona Afrika Selatan
"Tindakan keji dari aktivitas seksual dengan narapidana tidak akan pernah ditoleransi. Kami mengimbau mereka yang memiliki video tersebut untuk menahan diri dari menyebarkannya," kata Nxumalo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok