Suara.com - Unggahan status Facebook berisi kisah seorang wanita yang ditagih utang malah pura-pura mati viral di media sosial. Status FB tersebut semakin gereget karena si penagih utang sampai membuatkan buku yasin dengan sampul foto wajah tukang utang.
Status FB viral tentang tukang utang yang fotonya dijadikan sampul buku yasin ini dibagikan oleh akun Jeanis Dealova di grup Facebook.
"Selamat malam semua member grup. Siapa saja yang kenal dengan Nu*** La*****, tolong beri tahu saya ya. Orang ini hidup tapi pura-pura mati, facebook diblokir, WA juga diblokir," tulis Jeanis seperti dikutip dari BeritaHits.id, Kamis (25/3/2021).
Sang penagih utang sebal karena bukannya melunasi, si tukang utang yang diduga TKW ini malah menghilang dan memblokir semua media sosial.
Punya utang Rp 12 jutaan
Berdasarkan keterangan di status FB tersebut, wanita yang wajahnya dijadikan sampul buku yasin memiliki utang setara Rp 12 jutaan.
"Uang $610x2 setoran arisan sudah saya anggap selesai urusanmu di dunia sama saya. Tinggal tanggung jawabmu di akhirat nanti," tulis pemilik akun FB.
Dibuatkan buku yasin
Sang penagih utang pun punya ide gila tapi jenius, ia mencetak buku yasin dengan sampul foto wajah wanita tukang utang yang pura-pura meninggal.
Baca Juga: Foto Cupi Cupita, Penyanyi yang Ngaku Cari Duit Cuma Modal Payudara Besar
Rencananya, ia akan mengirimkan buku-buku yasin tersebut ke keluarga wanita yang berutang kepadanya.
"Aku akan memberimu $ 1200, tapi jangan anggap menghabiskan uang temanmu akan menjadi berkah. Selesaikan urusanmu dengan Suci Mutiara, Hanifah, Reva Grosir dan entah sama siapa lagi. Mumpung buku yasin ini belum aku pajang dan kirim ke grup desamu dan kirim ke keluargamu," tulis Jeanis.
Dalam status FB viral tersebut tampak foto tumpukan buku yasin. Benar saja, ada foto wajah seorang wanita di sampul buku yasin itu lengkap dengan nama terangnya.
Berdasarkan status FB tersebut, si penagih juga sempat menagih hutang kepada wanita tersebut melalui sebuah pesan.
Akan tetapi, wanita itu memberikan alasan bahwa dirinya belum mendapatkan gaji. Selang dua hari, wanita itu kembali ditagih.
Namun, dirinya tetap memberikan balasan yang menunjukkan belum bisa membayar hutang arisan tersebut.
Berita Terkait
-
Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis
-
Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?
-
Belum Lunasi Duit Seragam Rp300 Ribu, 2 Siswa Panti Asuhan Diminta Angkat Kaki dari Sekolah
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen