Suara.com - Seorang pencuri di Thailand ditangkap karena ketiduran di rumah korban. Parahnya, rumah yang ia santroni adalah milik seorang polisi. Menyadur Wolrd of Buzz Jumat (26/03) pemilik rumah melihat AC di kamar putrinya menyala.
Ia bingung karena anaknya sedang tak ada di rumah untuk urusan pekerjaan. Polisi ini mengintip ke dalam kamar dan melihat seorang pria sedang tidur lelap terbungkus selimut.
Pencuri ini diduga menyelinap ke dalam rumah sekitar jam 2 pagi, saat pemilik rumah sedang tidur di kamarnya. Polisi berteriak pada pria 22 tahun itu dan membangunkannya dalam posisi bingung.
Wajahnya sangat mengantuk tapi polisi itu tak peduli. Ia lantas menelepon rekannya untuk menangkap pria tak tahu diri itu dan didakwa atas pencurian juga pelanggaran.
Kisah unik tentang pencuri lainnya juga pernah terjadi di Meksiko. Ia tak jadi beraksi karena kepalanya nyangkut di pagar besi saat akan menggasak rumah korban.
Menyadur Daily Mail Rabu (24/03),pria ini terjebak dengan badan berada di bawah jeruji namun kepalanya terjepit dengan hanya satu tangan menahan sisa tubuhnya.
Dia berusaha mencari posisi paling nyaman untuk bertahan dan jongkok di sudut pagar dengan kaki di atas tembok beton. "Dia seperti tikus yang terjebak dalam perangkap," ujar saksi mata.
Ada juga maling yang tak sengaja menelepon 911 karena tak sadar menduduki ponsel saat beraksi. Operator menyambungkan panggilan itu pada polisi sementara mereka menuju tempat kejadian.
"Kami menerima telepon yang merinci semua kekonyolan mereka hingga mendengar patroli kami tiba untuk menangkap mereka," cuit Kepala Inspektur John Owen.
Baca Juga: Kepala Maling Nyangkut Saat Beraksi: Keluarkan Aku dari Sini, Tolong!
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
-
Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?
-
Skandal Sepak Bola China: Eks Everton dan 72 Pemain Dijatuhi Sanksi Seumur Hidup
-
Iman Rachman Mundur, Penggantinya Sedang Dalam Proses Persetujuan OJK
Terkini
-
Dilantik Jadi P3K Paruh Waktu, Nurul Akmal: Alhamdulillah, Tapi Kayak Gak Adil
-
Digerebek di Fly Over Hingga Kontrakan, Polda Metro Sikat Jaringan Sabu 5,3 Kg di Tangsel
-
Kisruh Dana Kolegium Dokter Indonesia, PP PDUI Laporkan Eks Ketua dan Bendahara ke Polisi
-
Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg Sebut Evaluasi Menteri Tiap Hari, Ganti Jika Perlu
-
6 Fakta Krusial Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK KemenHAM 2026 Hari Ini, Lolos atau Tidak?
-
Bareskrim Turun Tangan! Isu Saham Gorengan Diselidiki Usai IHSG Terjun Bebas
-
Kritik Wacana Pengganti PT, Said Abdullah: Indonesia Multikultural, Tak Cocok Kawin Paksa Fraksi
-
Jampidsus Geledah Rumah Eks Menteri dan Sejumlah Lokasi Terkait Korupsi Kemenhut
-
Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Sinergi Keadilan Restoratif bagi Pemulihan Korban
-
Pramono Tak Akan Tutup RDF Rorotan Meski Diprotes Warga hingga Menangis: Problem-nya Lebih Rumit