Suara.com - Seorang pria tewas ditembak saat tengah membuat film mengenai kekerasan senjata di Philadelphia pada Senin (29/3/2021) malam. Penembakan itu terjadi sekitar pukul 20.00 di blok 1900 Page Street, Philadelphia Utara.
Melansir Fox 29, Anthony Merriett (55) ditemukan tewas tertembak dengan posisi terbaring di trotoar, tepat di samping pintu penumpang van-nya yang terbuka. Pria yang bekerja di rumah produksi ini diketahui sedang mengerjakan sebuah proyek film mengenai kekerasan senjata di kota tersebut.
Berdasarkan keterangan polisi, Marriett ditembak di bagian kepala, dada, torso, serta kaki. Polisi membawa jenazahnya ke Rumah Sakit Universitas Temple di mana ia dinyatakan meninggal beberapa saat kemudian.
Kepala Polisi Philadelphia, Inspektur Scott Small mengatakan, Marriett bekerja untuk sebuah rumah produksi (PH).
Ia dan pemilik PH tersebut saat itu sedang berada di sebuah kediaman pribadi untuk mewawancarai seseorang yang anggota keluarganya menjadi korban kekerasan senjata.
Marriett kemudian ditembak saat sedang pergi ke van untuk mengambil beberapa peralatan tambahan.
Polisi mengatakan, mereka menemukan banyak kamera pengawas pribadi di lingkungan tempat penyelidikan berlangsung.
Hingga kini, belum dikonfirmasi apa motif penembakan tersebut. Polisi juga menyebut, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
(Maulida Balqis)
Baca Juga: Seorang Pria Tewas Ditembak OTK di Medan, Polisi Turun Tangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Tiga Tuntutan Demo Besar Kaltim Hari Ini: Audit Anggaran Rudy Masud hingga Independensi DPRD!
-
Demo Besar Kaltim Hari Ini: 1.700 Personel Gabungan Siaga di Kantor Gubernur Rudy Masud dan DPRD!
-
Jejak Berdarah Maluku Tenggara: Mengurai Benang Kusut Kematian Nus Kei di Tengah Rivalitas Politik
-
Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman