Suara.com - Pelaksanaan kegiatan ibadah Paskah tahun 2021 di sejumlah gereja di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, berlangsung aman.
"Semua umat Kristiani yang merayakan ibadah Paskah di tengah pandemi COVID-19 itu relatif aman," kata Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana di Lebak, Jumat (2/4/2021).
Petugas gabungan melibatkan TNI, kepolisian, tim Gegana Brimob Polda Banten, Dinas Perhubungan, dan Banser memberlakukan pengamanan secara ketat bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Paskah.
Pengamanan oleh 30-40 petugas dengan dilengkapi senjata api melakukan penjagaan di depan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bernoda Jalan Multatuli juga Gereja Pasundan Indonesia di Jalan Sunankalijaga Rangkasbitung.
Pelaksanaan ibadah hari kebangkitan Yesus Kristus penuh khidmat dengan digelar dengan tatap muka, namun mereka para jemaat menerapkan protokol kesehatan.
Tim Gegana Polda Banten satu jam sebelum pelaksanaan ibadah perayaan Paskah melakukan sterilisasi untuk memastikan tempat ibadah tidak ada bahan berbahaya.
Para jemaat juga menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, pengecekan suhu, mencuci tangan dan menjaga jarak serta membatasi jumlah jamaat.
"Kami bersama TNI dan seluruh stakeholder hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kabupaten Lebak," ujarnya. [Antara]
Baca Juga: Cegah Klaster Ibadah Paskah, Satgas Minta Umat Terapkan Prokes Secara Ketat
Berita Terkait
-
UMKM Kabupaten Lebak Jadikan Makanan Tradisional Andalan Bisnis, Raup Cuan Miliaran Rupiah
-
Pemkab Banten Berikan Pelatihan UMKM, Ekonomi Masyarakat Bisa Andalkan Produk Unggulan Daerah
-
Pasar Murah Kebutuhan Pokok di Lebak, Banten
-
Gempa Magnitudo 5,5 Mengguncang Wilayah Lebak Banten, Getarannya Terasa Sampai Jakarta
-
Dialog program FMSRB - Ditjen PSP Kementan
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek