Suara.com - Kita mendengar kabar bahwa Presiden Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet lagi. Ada apa? Sehubungan dengan isu tersebut, rasanya sebagai warga negara kita pun perlu memahami apa itu reshuffle kabinet.
Apa itu Reshuffle Kabinet
Istilah reshuffle sebetulnya tak hanya digunakan pada kabinet atau pemerintahan. Pergantian pos menteri pada reshuffle kabinet bisa bersifat minor. Namun bisa juga bersifat besar-besaran dengan melibatkan beberapa menteri.
Reshuffle kabinet terjadi untuk mencapai tujuan pemerintahan, yang berkaitan dengan partai atau target tertentu. Tujuan diharapkan tercapai dengan melakukan penggantian pos menteri. Dengan demikian, apa itu Reshuffle Kabinet?
Pengertian Reshuffle Kabinet bisa dibilang merupakan peristiwa di mana kepala pemerintahan mengganti posisi menteri dalam kabinetnya. Perombakan kabinet dilakukan dengan memindahkan seorang menteri dari satu posisi ke posisi yang lain. Perombakan diperlukan karena suatu alasan penting misalnya karena menteri mengundurkan diri, baik karena suatu skandal, pensiun, atau sebab-sebab lain di luar dua sebab tersebut.
Pelaksanaan Reshuffle Kabinet dilakukan dengan tujuan kurang lebih sebagai berikut:
- Membangun aliansi, reward, dan memastikan seluruh fraksi dalam partai menjadi perwakilan pemerintah
- Kesempatan untuk mengevaluasi kinerja para menteri dalam pemerintahan
- Melakukan perubahan prioritas pemerintahan dengan harapan prioritas pemerintahan bisa lekas tercapai dengan mengganti para menteri
Isu Reshuffle Kabinet Pemerintahan Jokowi 2021
Isu reshuffle kabinet Jokowi tahun 2021 kembali menjadi perbincangan. Sejumlah menteri diisukan masuk ke dalam daftar layak dievaluasi. Salah satu menteri yang disebutkan ialah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.
Baca Juga: Istana Sebut Presiden Jokowi akan Lantik 2 Menteri Baru, Siapa Saja?
Selain itu, Kementerian di bidang Ekonomi juga disorot. Hal itu sehubungan dengan kondisi perekonomian Indonesia yang jatuh bangun selama Corona. Metode pertahanan ekonomi yang dipilih oleh Kementerian di bidang Ekonomi menjadi acuan untuk evaluasi ini.
Sementara itu, nama Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, hingga Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, yang masuk survei menteri yang layak di-reshuffle.
Sebelumnya, survei Indonesia Political Opinion (IPO) dilakukan dari 10 Maret sampai awal April, melibatkan 1.200 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling, sampling error 2,5%, dengan tingkat akurasi data 97%.
Sejumlah menteri yang diharapkan di-reshuffle dalam survei IPO di antaranya Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, hingga Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
Berikut ini hasil survei persepsi publik mengenai kinerja kementerian:
Kementerian paling populer
1. Kemensos: 73,1%
2. Kemendagri: 64,8%
3. Kemenhan: 58%
4. Kemenkeu: 41%
5. KemenPUPR 37%
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Geger! Kambing Kurban Mati Dibuang di Trotoar Cempaka Putih, PPSU Turun Tangan
-
Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia
-
GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat
-
Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan
-
MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu
-
Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!
-
Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?
-
Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!