Suara.com - Pesilat wanita asal Uzbekistan, Munisa Rabbimova Azim Kizi (23) ikut terkena getah atas kasus korupsi ekspor benih lobster yang dilakukan mantan Menteri Keuangan, Edhy Prabowo. Seperti apa sosoknya? Simak profil Munisa Rabbimova Azim Kizi berikut ini.
Seperti diketahui, Edhy Prabowo didakwa telah menerima uang suap perizinan ekspor lobster sejumlah Rp 25,7 miliar dari para perusahaan eksportir.
Munisa Rabbinova diduga ikut menikmati aliran dana hasil korupsi tersebut lewat jasa pengiriman uang Western Union sekitar akhir Oktober 2020. Edhy diduga mengenal Munisa lantaran pernah menjabat sebagai Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
Jaksa KPK menyebutkan pada 28 dan 29 Oktober 2020, terdakwa melalui Amiril Mukminin dan Ainul Faqih melakukan pengiriman uang melalui Western Union sebanyak 3 kali dengan jumlah seluruhnya USD 5.000 kepada Munisa Rabbimova Azim Kizi dengan source fund tabungan dan purpose fund dana atas pembayaran barang dan jasa/ transaksi komersial answer.
Lantaran kasus tersebut, nama Munisa Rabbimova kini tengah disorot. Lantas siapakah atlet silat berdarah Uzbekistan ini? Berikut profil Munisa Rabbimova.
Profil Munisa Rabbimova
Munisa Rabbimova sebenarnya sudah tak asing dengan Indonesia. Desember 2018 lalu, dia mendarat di Jakarta untuk mewakili Uzbekistan dalam ajang Asian Games cabor pencak silat. Saat bertandang ke Indonesia, usia Munisa Rabbimova baru 21 tahun.
Dia menjadi satu-satunya wakil Uzbekistan dalam cabor tersebut. Saat itu, Munisa bertekad mempersembahkan emas bagi negaranya. Cita-cita itu gagal karena Munisa harus berhadapan dengan lawan yang lebih kuat dari negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Maklum saja, pencak silat bukan olahraga populer di negara pecahan Uni Soviet itu.
Baca Juga: KPK Tetapkan Ketua DPD Golkar Jabar Ade Barkah Tersangka Korupsi
Munisha akhirnya kalah di tangan pesilat Vietnam, Thi Them Tran. Di fase perempat final B, Munisa kalah K.O usai dibanting Tran, yang menyebabkan tangan kanannya terkilir.
Tim medis kala itu sudah menyatakan Munisa tak mampu melanjutkan pertandingan. Namun, wanita 23 tahun ini tetap keras kepala ingin bertanding. Munisa akhirnya melayangkan protes, tetapi tak dikabulkan juri. Ia harus menerima kenyataan gagal melaju ke final dan pulang dengan tangan hampa.
Selain kepada Munisa, Edhy Prabowo juga mengalirkan uang panas tersebut ke sejumlah pihak. Dia tercatat memberikan uang Rp200 juta kepada asisten pribadinya.
Itulah profil Munisa Rabbimova yang terseret pusaran kasus korupsi
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag
Berita Terkait
-
Uang Suap Eks Menteri KKP Edhy Prabowo Mengalir ke Cewek Uzbekistan
-
Berkas Rampung, Bupati Banggai Laut Wenny Bakal Diadili di PN Tipikor Palu
-
Kasus Suap Samin Tan, KPK Hari Ini Panggil Dua Saksi dari Unsur Swasta
-
Ketua KPK Singgung Korupsi Kepala Daerah Sering Akibat Izin Investasi
-
KPK Tetapkan Ketua DPD Golkar Jabar Ade Barkah Tersangka Korupsi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Prabowo Resmi Lantik Andi Rahadian Sebagai Dubes RI untuk Oman dan Yaman
-
Pimpinan Komisi III Ahmad Sahroni Jadi Korban Pemerasan, Pelaku Catut Nama KPK Minta Rp300 Juta!
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Prabowo Pimpin Sumpah Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Anggota Ombudsman dan Duta Besar
-
Polda Metro Dalami Laporan Terhadap Saiful Mujani Buntut Seruan Gulingkan Prabowo
-
Bukan di Hari Jumat, Pemda DIY Pilih Rabu Jadi Hari WFH bagi ASN, Ini Alasannya
-
Ternyata Parkir Resmi! Dishub Akui Kesalahan Pola Parkir di Akses MRT Lebak Bulus yang Bikin Macet
-
Connie Bakrie Duga Kuat Kasus Andrie Yunus Operasi Intelijen Terstruktur, Ini Indikatornya
-
Bisakah Taman Kota Kurangi Banjir? Memahami Solusi Berbasis Alam di Jabodetabek
-
Iran Bantah Serangan Drone ke Negara Teluk Saat Gencatan Senjata