Suara.com - Hari ini (22 April 2021) bertepatan dengan Hari Bumi. Peringatan Hari Bumi sudah berjalan sejak 22 April 1970 guna meningkatkan kesadaran publik mengenai permasalahan dunia yang rutin dirayakan di Amerika Serikat. Berikut ini sejarah Hari Bumi.
Pada perayaan Hari Bumi tersebut, jutaan warga Amerika, bahkan mahasiswa dari berbagai universitas turut berpartisipasi dalam serangkaian acara untuk memperingati perayaan tersebut.
Diketahui, Hari Bumi merupakan gagasan yang dicetuskan oleh seorang pecinta lingkungan, yakni Senator Gaylord Nelson dari Wisconsin. Hingga akhirnya ditetapkan Hari Bumi yang selalu diperingati pada 22 April. Berikut ini sejarah Hari Bumi.
Sejarah Hari Bumi
Hari Bumi diperingati pertama kali tahun 1970 atau 51 tahun lalu. Peringatan Hari Bumi dilakukan untuk menyuarakan kesadaran publik tentang permasalahan bumi.
Sebelum ditetapkan Hari Bumi, warga Amerika Serikat kerap mengonsumsi gas timbal dari mobil dalam jumlah sangat besar. Ditambah lagi asap yang dihasilkan dari pabrik-pabrik yang membuat polusi semakin buruk.
Gaylord Nelson sebagai aktivis lingkungan sudah sejak lama mencemaskan lingkungan yang sudah tercemar di Amerika Serikat. Gaylord mencoba menyadarkan publik agar lebih peduli terhadap lingkungan.
Hingga pada 1962, sebuah buku berjudul ‘Silent Spring’ karya Rachel Carson terbit di New York dan menjadi best seller. Buku tersebut sukses menumbuhkan kesadaran juga kepedulian publik akan lingkungan dan organisme hidup.
Mengetahui kesadaran publik tentang lingkungan semakin terbuka. Gaylord semakin semangat untuk memperjuangkan melindungi lingkungan dari polusi yang memburuk. Hingga tercetuslah ide dari Gaylord untuk memperingati Hari Bumi.
Baca Juga: Hari Bumi Sedunia, Gus AMI Ajak Masyarakat Bangun Nasionalisme Lingkungan
Akhir tahun 1970, peringatan Hari Bumi pertama kali dilakukan di Amerika Serikat. Hal tersebut menjadi asal usul terbentuknya Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat. Pada hari tersebut juga resmi disahkan Undang-Undang (UU) tentang lingkungan.
Selain itu, resmi juga disahkan Undang-Undang (UU) tentang Pendidikan Lingkungan Nasional, Undang-Undang (UU) tentang Kebersihan Negara, Undang-Undang (UU) tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta Undang-Undang (UU) tentang Air Bersih.
Itulah informasi mengenai sejarah Hari Bumi yang diperingati selama 51 tahun sejak pertama kali diresmikan pada tahun 1970. Selamat Hari Bumi 2021. Mari cintai lingkungan!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI
-
Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja Siapkan Kuota 23.500 Pemudik
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai