Saat membuat akun, pendaftar mengisi 2 jawaban pengaman untuk meningkatkan keamanan akun. Namun bisa jadi lupa dengan jawaban apa yang telah diisikan.
Solusinya, pendaftar bisa mengakses laman Helpdesk SSCASN Sekolah Kedinasan 2021. Pilih menu “Password” lalu “Lupa Jawaban Pengaman-1” atau “Lupa Jawaban Pengaman-2” dan lengkapi formulir yang diminta.
6. Status Pembayaran
Bagaimana dengan status pembayaran yang tidak sesuai? Jika sudah membayar dan status masih belum bayar, maka tunggulah selama 3x24 jam dan cek secara berkala. Namun jika belum membayar namun sudah tercatat melakukan pembayaran, segera laporkan pada aplikasi Helpdesk di menua Aduan Instansi.
7. Salah Input Data
Kamu tidak perlu khawatir saat salah mengisi data yang diminta. Selama belum memilih opsi “Akhiri Pendaftaran” pada Resume Pendaftaran, maka pengisian data masih bisa diperbaiki.
Caranya dengan klik opsi “sebelumnya” atau “selanjutnya” pada Resume Pendaftaran untuk menemukan halaman yang terdapat kesalahan data.
Itulah sederet pertanyaan yang paling sering muncul seputar Sekolah Kedinasan 2021. Untuk melakukan pendaftaran, kunjungi laman sscasn.bkn.go.id. Selamat mencoba dan semoga berhasil!
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Baca Juga: Sekolah Kedinasan 2021: Update Jumlah Pelamar, Ini Sekolah Favorit
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau
-
Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes
-
Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman
-
Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK