Suara.com - Polisi mengklaim alasan belum juga meringkus pelaku pembacokan terhadap remaja bernama Faisal saat hendak melaksanakan ronda gegara belum meminta keterangan dari korban. Faisal dibacok pelaku saat dua kubu remaja terlibat duel di depan kantor Karang Taruna Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Kanit Reskrim Polsek Tebet, AKP Agus Herwahyu Adi mengakatakan saat ini pihaknya masih menunggu keterangan dari Faisal, karena korban hingga saat ini kata dia blm dapat diperiksa.
"Kalau orang tuanya masih nahan, masih sakit namanya orang sakit kami paksa, salah lagi kan," kata Agus kepada Suara.com, Selasa (27/4/2021) kemarin.
Kendati demikian, sejauh ini sejumlah saksi sudah didapati dan telah digali keterangannya. Kemudian ciri-ciri pelaku juga sudah diketahui.
"Saksi-saksi Alhamdulillah sudah dapat lah, sudah kantongi kemarin. (Ciri-ciri pelaku) Insya Allah," jelas Agus.
Guna menuntaskan perkara ini sampai ke pengadilan, Agus berharap pihak korban bisa segera memberikan keterangan lebih lanjut.
"Supaya kami ada kedudukan upaya paksanya," kata Agus.
Seperti diketahui, pada Sabtu (17/4/2021) malam terjadi keributan antar warga RW 1 dan RW 2 Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Akibat peristiwa itu seorang remaja bernama Faisal menjadi korban pembacokan sehingga mengalami luka para di bagian punggung belakang.
Mirisnya, korban dibacok usai duel antarremaja RW 2 dan RW 1 di depan kantor Karang Taruna RW 1, Kelurahan Kebon Baru. Remaja yang sedang melaksanakan ronda itu dibacok saat hendak melerai duel dua kubu remaja tersebut.
Baca Juga: Ini Alasan Polsek Tebet Belum Ciduk Pelaluk Pembacokan
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas