Suara.com - Penceramah Ustadz Marnis Bahrum (70) meninggal saat menyampaikan khotbah Idul Fitri di Nagari Magek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
"Beliau terjatuh saat menyampaikan khutbah Salat Idul Fitri, tepatnya di khotbah kedua ketika berdoa di Masjid Istiqamah Magek," kata Wali Jorong Kampuang Bawah, Nagari Magek, Kecamatan Kamang Magek, Joh Har, di Kabupaten Agam.
Ustadz Marnis langsung tersandar ke mimbar dan tiba-tiba berhenti berkhotbah.
Ia bersama jamaah lain sangat terkejut dan langsung berdiri menolong ustadz itu dan sempat melarikan ke puskesmas terdekat.
"MasyaAllah, semoga beliau khusnul khatimah, sepertinya ustaz sudah wafat di dalam masjid ini ketika beliau terjatuh dari khutbahnya," kata Jon Har.
Ia menambahkan isi pengajian Ustadz Marnis begitu menyentuh dan tersampaikan dengan rapi.
Menurutnya, tidak ada tanda-tanda ustadz sedang mengalami sakit sebelum berceramah.
"Saya sempat bercengkrama dan berbicara ringan dengan beliau sebelum menaiki mimbar, kebetulan saya ada di sebelah beliau duduk," kata dia.
Wafatnya Ustadz Marnis membuat banyak jamaah bertangisan ketika ramai mengantarkan jenazah almarhum ke rumah kediamannya di daerah Tilatang Kamang.
Baca Juga: Khatib Wafat Saat Khotbah Idul Fitri di Klaten
Ustadz Marnis dikenal sebagai ulama bersahaja dan aktif membantu sesama. Dia memiliki pondok tahfiz Al Quran di Namuang, Koto Tangah. [Antara]
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Usut Suap Bea Cukai, KPK Bedah Misteri Kontainer yang Mengendap 30 Hari di Tanjung Emas
-
Kabar Gembira! 93 Sekolah Rakyat Rampung Juni, Gus Ipul Siapkan Lowongan bagi 8.000 Tenaga Pendidik
-
Tepis Isu Pesanan, Dasco Tegaskan Revisi UU Polri Bukan Demi Jabatan Kapolri
-
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama
-
Jerit Keadilan Keluarga M Berlian di DPR: Vonis Seumur Hidup Cuma Modal Lie Detector!
-
Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha
-
Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu
-
Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat