Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini memantau penyelenggaraan rapid swab antigen test bagi seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos). Hal ini dilakukan Kemensos untuk mencegah penyebaran Covid-19 usai libur Lebaran sebelum masuk kerja dan berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN), serta para pedagang kantin.
Risma hadir pukul 5.30 WIB, dan langsung memantau persiapan rapid swab antigen test yang digelar pada pukul 06.00 WIB. Ia juga sempat menata taman dan ruangan kantor di dalam lingkungan Kemensos, termasuk membuka jendela ruangan agar terjadi pergantian udara.
“Ini menindaklanjuti arahan Menteri Sosial terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terhadap ASN, PPNPN dan pedagang kantin,” ujar Kepala Biro (Karo) Organisasi dan Kepegawaian (Orpeg), Amin Raharjo di Jakarta, Senin (17/5/2021).
Rapid swab antigen test, kata Amin, dilaksanakan secara menyeluruh bagi ASN, PPNPN dan pedagang kantin selama dua hari, yaitu hari ini hingga Selasa (18/5/2021).
“Pimpinan unit kerja mengatur jadwal rapid swab antigen test bagi pegawai melalui kehadiran untuk WFO 50 persen dari jumlah pegawai pada hari ini,” kata Amin.
Sedangkan sisanya atau 50 persen pegawai yang Work from Home (WFH) atau sebaliknya pada Selasa, bagi yang tengah Work from Office (WFO) menjadi WFH.
“Seluruh pegawai dilarang masuk ruang kerja, sebelum mendapatkan pemeriksaaan rapid swab antigen negatif, dengan menunjukkan Surat Keterangan kepada Satgas Covid-19,” ungkap Amin.
Bagi Satuan Kerja Pusat di lingkungan Badiklit Pensos, Pusdatin Kesos dan Petugas TMPN Kalibata, rapid swab antigen test dilaksanakan di Kemensos Cawang Kencana.
“Bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos agar menyesuaikan pelaksanaannya yang diatur oleh masing-masing pimpinan Satuan Kerja (Satker),” pungkas Amin.
Baca Juga: Kemensos Santuni 12 Ahli Waris Korban Longsor di Tapanuli Selatan
Berita Terkait
-
Mensos Risma Beri Motor Roda Tiga ke Remaja Difabel di Pekalongan
-
Hindari Kerumunan, Kemensos Gandeng PT Pos Antarkan BST ke Rumah Penerima
-
Sungai Penuh Sampah di Kali Baru Cibinong Disulap Jadi Destinasi Wisata
-
Kemensos Targetkan Berdayakan 2.500 KK Warga Komunitas Adat Terpencil
-
Mensos: Inovasi Teknologi Jadi Kunci Menangkan Persaingan Global
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?