Suara.com - Profil Benjamin Netanyahu cukup menyita perhatian. Pasalnya, ia tercatat sebagai Perdana Menteri Israel terlama yakni 14 tahun.
Bisa dikatakan Netanyahu terjun dikancah politik secara tak sengaja. Sebab, Ia mengawali karirnya sebagai seorang militer, lalu beralih ke akademisi, setelah itu menjadi politikus.
Netanyahu dijuluki ‘Raja Bibi’ karena kepiawaiannya merebut kembali kursi orang nomor satu di Israel selepas kalah dalam kontestasi politik.
Selain itu, Netanyahu juga sukses menaklukkan semua kompetitor untuk jadi pempinan Partai Likud (wadah politik sayap kanan Israel).
Terlepas dari beragam kontroversi yang mengelilinginya, mulai dari kegagalannya dalam melahirkan perdamaian Israel-Palestina hingga tuduhan korupsi, rupanya Netanyahu berhasil membawa Israel menjadi salah satu negara paling disegani di dunia.
Kabar terbaru, di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini, Israel jadi negara yang memimpin vaksinasi nasional. Buat yang ingin mengenal sosoknya, berikut ini profil Benjamin Netanyahu.
Perjalanan Karier di Dunia Militer
Tahun 1963, Netanyahu bersama keluarganya pindah ke Amerika Serikat (AS). Tahun 1967, Netanyahu kembali ke Israel dan masuk militer bergabung dengan komando elit IDF (Israel Defense Forces) selama enam tahun.
Kemudian, Netanyahu diberhentikan dengan pangkat kapten karena mengalami luka pada operasi pembebasan sandera di kawasan pesawat Sabena Airlanes yang waktu itu dibajak di Bandara Ben-Gurion.
Baca Juga: Penyebab Konflik Israel-Palestina, dari Militer ke Situasi Politik
Perjalanan Karier di Dunia Akademisi
Setelah berhenti dari dunia militer, Netanyahu kembali ke AS. Di sana, ia sukses mendapatkan gelar sarjana arsitektur serta gelar master dalam bidang studi manajemen di Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Ia juga diketahui mengambil studi politik di MIT dan Universitas Harvard. Tahun 1976, ia mendapat posisi sebagai konsultan bisnis internasional di Boston Consulting Group, lalu bergabung dalam manajemen Rim Industries di Yerussalem.
Netanyahu juga menulis berbagai buku menggunakan bahasa Ibrani maupun Inggris. Beberapa buku sudah diterjemahkan ke bahasa Arab, Rusia, Prancis, dan Jepang.
Perjalanan Karier di Dunia Politik
Tahun 1982, Netanyahu bergabung bersama misi diplomatic Israel di AS selama dua tahun. Ia menjabat sebagai Wakil Kepala Misi di bawah Duta Besar Moshe Arens.
Tag
Berita Terkait
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religius Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal