Suara.com - Konflik Palestina-Israel kian memanas setelah ribuan senjata Hamas menembak dari Jalur Gaza. Perang senjata antara keduanya terjadi setelah pihak Israel melakukan pengusiran warga Palestina dari Sheikh Jarrah, lingkungan yang didominasi orang Palestina, di Yerusalem Timur.
Bentrokan kemudian berlanjut ketika polisi Israel mengusir umat Palestina yang sedang ibadah di masjid Al-Aqsa. Konflik kian meningkat setelah 1.500 rudal senjata Hamas dan organisasi Jihadis menembakan ke Israel, pada Senin (10/5/2021) lalu.
Lantas apa saja senjata Hamas yang diluncurkan dari jalur Gaza untuk membombardir sistem militer Israel?
Ragam Senjata Hamas
Dilansir dari berbagai sumber, senjata Hamas yang telah digunakan dalam penyerangan, antara lain roket, ATGM (anti-tank guided missile), drone kamikaze, sistem pertahanan udara Iron Dome hingga dan jet tempur siluman F-35.
Sebagian besar senjata-senjata Hamas diproduksi lokal di pusat manufaktur yang relatif canggih di Jalur Gaza. Selain itu, sistem pertahanan Palestina juga menyelundupkan beberapa senjata lewat terowongan, seperti rudal darat dari semenanjung Sinai di Mesir dan anti tank buatan Kornet, Rusia, Roket buatan Cina juga digunakan oleh militer Hamas.
Melansir dari laman The Sun, senjata Hamas dapat menembus jangkauan mulai dari 12 km hingga 120 km. Hamas memiliki sejumlah rudal sistem jarak pendek seperti Qassam (daya jangkau 10 kilometer) dan Quds 101 (16 kilometer).
Ada juga Grad dan Sejil, keduanya mampu melesat hingga 55 kilometer. Untuk serangan jarak lebih pendek, mereka menggunakan tembakan mortir.
Selain itu, Hamas juga mengoperasikan berbagai sistem rudal jarak jauh seperti M-75 (hingga 75 kilometer), Subuh (100 kilometer), R-160 (120 kilometer), dan beberapa rudal M-302 (200 kilometer). Tak hanya itu, Hamas juga diketahui menggunakan Drone Kamikaze.
Baca Juga: 52 Ribu Warga Palestina Mengungsi Akibat Serangan Israel
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah melaporkan penggunaan drone atau UAV Kamikaze oleh Hamas di Jalur Gaza. Drone Kamikaze adalah drone yang dirancang untuk serangan bunuh diri di area musuh.
Anti-Tank Guided Missiles (ATGM) pun juga tersedia untuk mengincar kendaraan sipil Israel. Menurut informasi dari sumber independen, yang dikutip EurAsian Times, Hamas mengoperasikan berbagai ATGM buatan Rusia seperti Konkurs, Kornet, Malyutka (Sagger), Bulsae-2 Korea Utara dan MILAN Eropa. Lantas dari mana sumber pendanaan untuk memperoleh senjata Hamas dalam membalas serangan Israel?
Palestina diketahui mendapatkan banyak dukungan dari dunia untuk bisa merdeka. Tak ayal, banyak dana bantuan untuk membantu kemerdekaan Palestina. Melansir dari laman The Daily Telegraph, Hamas dan Iran sudah 5 tahun berkolaborasi dalam melawan Israel.
Iran memberikan dukungan pendanaan dan intelijen, serta senjata Hamas. Selain itu, Qatar dan Kuwait menjadi penyumbang dana bantuan utama sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata informal antara Hamas dan Israel.
Begitu pun dengan negara Indonesia yang turut serta membantu Palestina melalui berbagai bantuan mulai dari sumbangan dana hingga upaya birokrasi.
Pasalnya, Indonesia turut mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan seluruh kekerasan dan melahirkan perlindungan bagi Palestina.
Indonesia yang menjadi salah satu anggota biro sekaligus wakil ketua komite Committee on the Exercise of the Inalienable Rights of the Palestinian People (CEIRPP) turut mengusulkan agar Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Gerakan Non-Blok (GBN) segera melakukan pertemuan khusus terkait konflik Israel dan Palestina.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza yang Ancam Gencatan Senjata
-
China Bikin Senjata AI untuk Serangan Udara Skala Besar
-
Kemarin Siksa Aktivis GSF, Kini Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Tahanan Teroris
-
Ibu Hamil Tewas Dibom Israel di Gaza, Nyawa Satu Keluarganya Juga Melayang
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan