Suara.com - Sebuah bom besar seberat 500 kg ditemukan di Frankfurt Jerman. Menyadur France24 Kamis (20/05), bom itu masih aktif dan merupakan peninggalan Perang Dunia II.
Pada dini hari waktu setempat, bom tersebut berhasil diledakkan dengan aman setelah 25 ribu warga dievakuasi, jelas dinas pemadam kebakaran setempat.
Bom 500 kg itu digali selama pekerjaan konstruksi pada Rabu di daerah padat penduduk Nordend di kota itu, kata petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi.
Surat kabar Frankfurter Allgemeine melaporkan bahwa senjata perang itu ditemukan tepat di sebelah taman bermain anak-anak di kedalaman sekitar dua meter (6,5 kaki).
Laporan menyebut ledakannya terkendali, yang terjadi tepat setelah tengah malam. Dentumannya terdengar seperti guntur bergemuruh dan meninggalkan lubang sedalam tiga meter dan lebar sepuluh meter.
Petugas pemadam kebakaran mengatakan bahwa mereka telah menutupi bom dengan 40 truk pasir sebelum meledakkannya, untuk meminimalkan kerusakan pada bangunan di sekitarnya.
Sekitar 25.000 orang telah diminta untuk mengevakuasi daerah tersebut, termasuk penghuni bangsal neonatal rumah sakit terdekat.
Di antara warga yang berlindung di arena skating adalah Tobias yang berusia 29 tahun yang turut membawa kucing peliharaannya di dalam kandang.
Dia mengatakan telah mendengar berita itu melalui pengeras suara polisi dan diperintahkan untuk segera meninggalkan rumahnya, menyebabkan 'sedikit stres'.
Baca Juga: Sinopsis Hacksaw Ridge, Andrew Garfield Terlibat di Perang Dunia II
Barbara, 77, mengatakan kepada AFP bahwa berita itu sedikit mengejutkan, "kami tidak mengharapkannya."
Pekerja bangunan di Jerman secara teratur menemukan persenjataan Perang Dunia II yang belum meledak, 76 tahun setelah konflik berakhir.
Tujuh bom dijinakkan pada tahun 2020 di darat dekat Berlin tempat Tesla berencana membangun pabrik pertamanya di Eropa untuk mobil listrik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh