Suara.com - Pada artikel kali ini, kami akan membahas mengenai informasi Pendaftaran CPNS 2021 untuk formasi lulusan SMA SMK.
Penting untuk diperhatikan bahwa rangkaian pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara 2021 (CASN) dibuka dengan pendaftaran Sekolah Kedinasan mulai tanggal 9 hingga 30 April 2021.
Sementara untuk rangkaian pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menurut Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN RB sekaligus Juru Bicara KemenPAN RB, Andi Rahadian baru akan dibuka pada akhir bulan Juni 2021.
Alasan pendaftaran CASN 2021 kemungkinan besar baru akan dilakukan pada akhir Juni adalah karena hingga saat ini masih ada pembahasan dan persiapan-persiapan yang perlu dilakukan.
Pada pelaksanaan pendaftaran CPNS 2021 ini juga akan dibuka beberapa formasi khusus untuk lulusan SMA, SMK dan sederajat.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo sempat mengatakan bahwa pendaftar CPNS 2021 yang merupakan lulusan SMA dan sederajat dapat mendaftar pada beberapa formasi tertentu.
Beberapa formasi CPNS khusus untuk lulusan SMA, SMK dan yang sederajat dalam pendaftaran CPNS 2021 di antaranya, adalah:
- Pekerja sosial
- Penyulih kehutanan
- Polisi kehutanan
- Polisi pamong praja
- Pengamat gunung api
- Pemadam kebakaran
- Penjaga rumah tahanan, dan masih banyak lagi
Link Pendaftaran CPNS 2021 Lulusan SMA
Baca Juga: Jadwal Pendaftaran CPNS 2021 untuk Guru
Jika Anda adalah lulusan SMA dan sederajat, tertarik untuk melakukan pendaftaran CPNS 2021, simak informasi penting berikut ini. BKN telah mengingatkan bahwa link pendaftaran CPNS 2021 hanya melalui satu portal saja, yaitu melalui alamat sscasn.bkn.go.id.
Untuk mendukung kelancaran proses pendaftaran CPNS 2021, BKN telah melakukan peningkatan fitur teknologi dalam portal Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN). Berikut ini beberapa fitur baru, sebagaimana disampaikan Kepala BKN, Bima Haria Wibisana:
- Para peserta seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak perlu mengunggah sejumlah dokumen Adapun dokumen yang dimaksud seperti ijazah, Surat Tanda Registrasi (STR), serta Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) pada saat melakukan pendaftaran.
- Para peserta seleksi ASN dapat mengakses informasi seluruh formasi yang dibuka pemerintah.
- Kualitas transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan seleksi ASN lebih terjaga. Fitur ini termasuk mencegah terjadinya tindak kecurangan atau percaloan.
- Tetap memfasilitasi para peserta ujian di luar negeri
Panitia seleksi CPNS memang belum mengeluarkan informasi lebih lanjut mengenai syarat khusus untuk pendaftaran CPNS 2021. Namun, ada sejumlah syarat umum terkait dokumen administrasi yang perlu dipersiapkan mulai dari sekarang.
Seperti scan KTP asli, pas foto, swafoto, Ijazah (fotokopi dan scan), transkrip nilai (fotokopi dan scan), dan beberapa dokumen pendukung lainnya yang sesuai dengan yang disyaratkan oleh instansi. Mulai dari sertifikat TOEFL/EAP/ILTS, surat keterangan penyetaraan ijazah, hingga SKCK, dan lain sebagainya.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
-
Apa Itu Zero Growth CPNS 2026? Ini Dampak Ngeri Buat Pelamar
-
Novel Berburu NIP: Perjuangan Mengejar Angka di Balik Seragam Cokelat
-
Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026
-
Update CPNS: 160 Ribu ASN Pensiun, Cek 10 Formasi Sepi Peminat
-
Apakah CPNS dapat THR? Cek Bocoran Tanggal Pencairan Lengkap dengan Besarannya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara