Suara.com - Ada kabar menarik untuk pecinta alam, terutama Anda yang suka mendaki gunung dan sudah lama merencanakan pendakian ke Gunung Semeru dan Merbabu. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mengeluarkan syarat pendakian demi mencegah penyebaran covid-19, yang artinya jalan pendakian sudah dibuka namun dibatasi sebanyak 130 orang pendaki saja setiap harinya. Anda kini bisa booking jalur pendakian ke Gunung Semeru dan Merbabu lebih dahulu. Berikut cara booking online pendakian Gunung Semeru dan Merbabu.
Cara Booking Online Pendakian Gunung Semeru dan Merbabu
Buat Anda yang mau booking online Gunung Semeru, ini caranya:
- login ke laman resmi situs bookingsemeru.bromotenggersemeru.org.
- cermati SOP. Terdapat prasyarat sebagai berikut:
- Usia pendaki yang diijinkan mendaki Gunung Semeru dan Merbabu antara 10-60 tahun
- Boleh berangkat dalam kelompok kecil saja, antara 4-7 orang - Setelah dipastikan memenuhi syarat silahkan pilih jadwal keberangkatan dan tanggal pulang.
- Pengisian data di antaranya anggota pendakian, alamat, email, dan nomor telepon seluler.
- Cek kode booking.
Konfirmasi pembayaran akan dikirim ke email dan sms ke ketua kelompok. Cek kode booking untuk mendapatkan nomor virtual account. - Lakukan pembayaran
Lakukan pembayaran maksimal 2 jam setelah melakukan booking online, bila lebih dari itu nomor virtual account akan hangus. - Cetak Lampiran
cetak bukti pendaftaran, surat pernyataan, dan daftar perlengkapan untuk dibawa di waktu pendakian.
Berikutnya cara booking online pendakian Gunung Merbabu.
Booking online Gunung Merbabu bisa dilakukan hanya melalui aplikasi yang akan diluncurkan oleh pihak pengelola Gunung Merbabu pada tanggal 7 Juni 2021. Sistem booking Gunung Merbabu berlaku untuk seluruh jalur pendakian, yaitu dari Selo, Cunthel, Thekelan, Wekas, dan Suwanting.
Nantinya pendaki akan dibekali dengan gelang chip yang berfungsi untuk memantau pergerakan dan posisi pendaki. Gelang ini juga bertujuan untuk memantau keamanan para pendaki nantinya. Selain cara booking online pendakian Gunung Semeru dan Merbabu, perlu Anda ingat bahwa jalur pendakian Gunung Merbabu baru akan dibuka per tanggal 14 Juni 2021.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Bertaruh Nyawa di Arus Lahar Semeru, Aksi Heroik Polisi Lumajang Gendong Siswa SD Demi Bisa Sekolah
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Aktivitas Semeru Kembali Meningkat, Dua Kali Erupsi di Kamis Pagi
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Menkeu Purbaya Dapat Gift Paus Saat Live TikTok, KPK: Kalau Ragu Lapor, Ingat Jenderal Hoegeng
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak
-
Dari Perca Batik ke Ikon Ramadan: Kisah Peci Jogokariyan Tembus Pasar Mancanegara
-
Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
-
DPRD DKI: Pasar Induk Kramat Jati Jadi 'Lapak' Pembuangan Sampah Ilegal
-
Jangan Jadi Korban! Satgas Pangan Temukan Susu Kedaluwarsa dan Mie Boraks di Jawa Barat
-
Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial
-
Wajah Baru Pasar Palmerah: Trotoar Akan Diperbaiki, Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bahu Jalan
-
Singgung Tanggung Jawab Lembaga, Peneliti BRIN Minta Polri Setop Pakai Istilah Oknum