Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan kepanikan seorang ibu saat anaknya yang masih bayi tak sengaja memakan kecoak.
Dalam video Tiktok yang diunggah ulang oleh akun Instagram @mak_rumpi, Sabtu (29/5/2021) diceritakan kronologi kejadian tersebut.
Mula-mula, sang ibu yang sedang menjaga anaknya mengaku keasyikan bermain HP sehingga tak terlalu memperhatikan apa yang dilakukan anaknya.
"Berawal aku lagi jaga adek, sambil main HP, dan aku hilang pantauan, tapi aku juga nggak tahu sama sekali kalau ada kecoak di dekat dia main," tulis wanita tersebut.
Ia juga bercerita, akibat kejadian itu sang suami menjadi marah besar padanya karena dinilai tak bisa menjaga anak. Wanita tersebut berharap, kejadian ini bisa menjadi peringatan bagi orang tua agar lebih berhati-hati saat menjaga anak.
"Semoga ini semua bisa jadi pengalaman untuk orang tua lebih hati-hati lagi dalam memantau anaknya, lihat sekelilingnya, memastikan aman," ujar wanita itu.
Di akhir video, wanita tersebut memperlihatkan sisa kecoak yang bisa ia keluarkan dari mulut anaknya. Ia pun segera memberikan air minum untuk anaknya dan sangat khawatir mengenai kesehatan sang buah hati usai menelan kecoak.
"Setelah aku kumpulin, ini sisa kecoak yang dimakan bayiku," tulis wanita itu.
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengaku kesal dengan sikap si ibu yang teledor menjaga anak.
Baca Juga: Ombudsman Sidak ke RSUD Pirngadi Medan Terkait Dugaan Tabung Oksigen Kosong
"Buuu langsung bawa ke dokter. Hp tinggal dulu.... Gilaaaa. Gue anak jatoh aja langsung ga inget sama HP," tulis warganet dengan akun yullsshodik.
"HP TEROSSS! Kalo gw jadi suaminya gw banting tuh HP," tulis warganet dengan akun aleenajovanka.
"Langsung ke dokter bukan malah direkam. Dan ini dia gue selama ngurus anak gak pernah nyambi megang hp karena meleng dikit bisa aja anak kenapa-kenapa," tulis warganet dengan akun butternutcreamcheese.
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Berita Terkait
-
Viral Istri Sengaja Selingkuh Biar Dipergoki Suami, Pas Digrebek Bikin Kaget
-
Ibu Muda di Sragen Mendadak Menghilang, Tinggalkan 2 Anak
-
Pacar Ngebet Minta Ikut Mendaki Gunung, Pria Ini Rela Gendong 2 Ransel Carrier
-
Haru! Gegara Pandemi, Anak-anak Saksikan Pemakaman Ibu Lewat Video Call
-
Ombudsman Sidak ke RSUD Pirngadi Medan Terkait Dugaan Tabung Oksigen Kosong
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer
-
DPR Pastikan Kawal Kasus Bocah Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Desak Pelaku Dihukum Berat
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans