Suara.com - Sedikitnya 19 orang tewas setelah sebuah truk yang mereka tumpangi terjun bebas ke sebuah sungai yang terletak di Zambia.
Menyadur Anadolu Agency, Kamis (17/6/2021) tidak hanya belasan korban jiwa, lima orang juga dilaporkan menderita luka-luka akibat kecelakaan tersebut.
Kecelakaan tersebut terjadi setelah sebuah truk yang ditumpangi puluhan warga tersebut terbalik dan jatuh ke sungai di distrik Mungwi utara, Zambia pada Rabu (16/6).
Dalam sebuah pernyataan, Jestus Nsokolo, kepala polisi di dekat tempat kejadian, mengatakan truk tersebut ditumpangi oleh 57 orang.
"Sejauh ini, 19 orang tewas dan 21 orang lolos tanpa cedera, sementara lima dalam kondisi kritis," kata Jestus Nsokolo.
Petugas mengungkapkan jika truk yang ditumpangi puluhan penumpang yang sebagian besar merupakan pedagang pasar ponsel tersebut kehilangan kendali karena terlalu cepat dan kelebihan muatan.
Nsokolo mengatakan jenazah para korban dan yang terluka sudah dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Petugas juga mengungkapkan jika supir truk tersebut saat ini sedang buron karena melarikan diri setelah kejadian.
Wakil manajer kampanye regional untuk Front Patriotik Presiden Edgar Lungu mengumumkan bahwa kampanye politik untuk pemilihan umum pada bulan Agustus di daerah itu sementara dihentikan agar partai berkabung menghormati keluarga korban yang ditinggalkan.
Baca Juga: Viral Pria Bawa Sepeda Anak Pakai Truk Towing, 'Kasih Sayang Seorang Ayah'
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Netanyahu Tolak Hentikan Perang: Tangan Kami Masih Menempel di Pelatuk!
-
Petaka Goreng Kentang: Pemilik Ketiduran, Warteg di Fatmawati Ludes Diamuk Api!
-
Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 254 Orang, Iran Bakal Balas Dendam?
-
Bongkar Tipu-tipu Proyek Kemensos, Gus Ipul: Tak Perlu Lobi Pejabat, Silakan Berkompetisi!
-
Kualitas Air Terjaga, Nelayan Halmahera Penuhi Kebutuhan Gizi Karyawan Harita Nickel
-
Respons Istana soal Desakan TGPF Kasus Andrie Yunus: Masih Dikaji, Klaim Proses Sudah Transparan
-
Iran Minta AS Tertibkan 'Anjing Gila' Israel, Siap-siap Batalkan Gencatan Senjata!
-
Misi Revolusi Hijau: Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik di Magelang Hari Ini
-
Sidak Random! BGN Temukan Bangunan Tak Layak 'Mirip Goa' Jadi SPPG di Bandung Barat
-
Korban Tewas Serangan Israel ke Lebanon Bertambah Jadi 254 Orang