Suara.com - Kasus Pandemi Covid-19 di DKI Jakarta melonjak tajam setelah satu bulan pasca Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Selain itu, kepatuhan warga menggunakan masker Ibu Kota juga menurun.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Widyastuti mengungkapkan saat ini warga Ibu Kota semakin abai dengan protokol kesehatan khususnya menggunakan masker.
"Ketaatan terhadap pemakaian masker, jadi kita (DKI) di posisi terbaik itu sekitar 70 persen pada awal tahun, tapi dalam era sekarang turun jadi 20-25 persen," kata Widyastuti dalam diskusi Satgas Covid-19, Kamis (27/6/2021).
Salah satu penyebabnya adalah euforia vaksinasi di DKI Jakarta yang sudah cukup tinggi, sehingga warga merasa sudah terlindungi, padahal faktanya kasus terus meningkat.
Melihat kondisi ini, Widyastuti berharap warga Jakarta untuk terus mematuhi protokol kesehatan 3M; memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
"Makanya dalam suatu kegiatan kampanye yang kita lakukan meskipun DKI Jakarta ini termasuk provinsi yang cakupan vaksinnya cukup bagus tetap kita pesankan vaksinasi bukan satu-satunyanya cara tapi harus dibarengi pengetatan prokes," tegasnya.
Hal ini juga menjadi sorotan Presiden Joko Widodo saat memanggil ajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI ke Istana Presiden beberapa waktu lalu.
"Presiden minta penggunaan masker di DKI Jakarta ditingkatkan lagi persentasenya. Karena menurut Bapak Presiden, 98 persen penggunaan masker ini membantu kita terbebas dari penyebaran virus korona," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Baca Juga: Resmi! Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan, Kasus COVID-19 Lagi Buruk
Berita Terkait
-
Resmi! Warga Jakarta Diminta Sholat di Rumah, Masjid di Zona Merah Ditutup
-
Uji Coba PTM Disetop karena Lonjakan Covid, Ada 143 Sekolah di Jakarta yang Sempat Dibuka
-
Jangan Cuma Tiga Lapis, Ini Alasan Harus Tetep Pakai Masker Medis
-
Ungkap Situasi Jakarta Tak Sedang Baik, Kapolda Metro: Mari Jaga Diri, Jaga Keluarga
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan