Suara.com - Seorang pria tua di Jepang membawa ransel berisi gepokan uang tunai sebesar 60 juta yen (Rp 7,9 miliar) sebagai sumbangan anonim ke balai kota Yokosuka di Prefektur Kanagawa pada hari Senin.
Menurut laporan, pria yang berusia sekitar 70 hingga 80-an tahun itu menyerahkan ransel berisi dana segar kepada pejabat kota pada pukul 14:15 di hari Senin.
Menyadur Union Leader Jumat (18/06), pria itu mengatakan pada pejabat pemerintah tentang sebuah pesan di dalam tas ransel. “Ada surat di dalamnya. Anda akan mengerti ketika Anda melihatnya.”
Setelah pria itu pergi, petugas memeriksa ransel dan menemukan 12 bungkus uang tunai masing-masing 5 juta yen, dibungkus dengan selebaran.
Setiap paket berisi lima bundel 1 juta yen, dibungkus dengan pita kertas dari bank.
“Ini adalah tabungan saya yang saya mulai ketika saya masih kelas satu. Silakan gunakan untuk sesuatu. Saya akan menyumbangkannya.”
Surat itu dengan jelas menyatakan keinginannya untuk tidak disebutkan namanya dan pihak pemerintah kota akan memperlakukan uang itu sebagai sumbangan.
“Saya sangat terkejut dan bersyukur bahwa saya tidak tahu harus berkata apa. Saya ingin memikirkan dengan hati-hati bagaimana uang itu harus digunakan dalam situasi sosial seperti itu,” kata Wali Kota Yokosuka Katsuaki Kamiji.
Baca Juga: Jepang Cabut Status Darurat COVID-19, Penonton Olimpiade Tokyo Dibatasi 10 Ribu Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara
-
Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil
-
Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional
-
Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung
-
Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali
-
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla