Suara.com - RSUD Prof Dr.Margono kembali mengembangkan sistem inovasi bertajuk "Si Bina Cantik Bingits". Hal ini lantaran pengelolaan data BPJS Kesehatanmasih dilakukan secara manual sehingga memungkinkan terjadinya beberapa masalah, di antaranya gagal klaim dan data dukung yang tercecer.
Inovasi yang diciptakan rumah sakit milik Pemprov Jateng itu merupakan singkatan dari Sistem Bridging SIM RSMS, BPJS, dan INA-CBG’s Menuju Akuntabilitas, Transparansi, dan Efisiensi Pelayanan Kesehatan JKN Secara Paripurna Jamin Bisa Langsung Dilayani Cepat dan Klaim BPJS Akurat. Sistem ini merupakan pembaruan dari sistem sebelumnya, Si Bina Cantik yang telah hadir pada 2014 lalu.
"Ini Si Bina Cantik Bingits, kalau dulu Cantik tok. Inovasi ini dikembangkan hampir setiap tahun, sehingga didapatkan inovasi yang smkin sempurna," ujar Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Selasa (6/7/2021).
Pengembangan ini bertujuan untuk mengurangi potensi gagal klaim, mencegah terjadinya fraud (kecurangan) klaim BPJS karena pelaporannya kini berbasis digital dan berdasar pada rekam medik elektronik rumah sakit.
"Masyarakat kalau berobat jadi gampang prosedurnya, waktunya juga sangat cepat, klaimnya juga bisa dilakukan dengan baik dan berintegritas, jadi tidak ngapusi," ujarnya.
Dengan begitu, lanjut Ganjar, manajemen pengelolaan rumah sakit akan lebih efisien dan profesional karena berbasis digital. Ia berharap sistem ini dapat digunakan di seluruh rumah sakit di Jateng.
"Dan kita bisa membawa pengelolaan yang sangat profesional. Segera gunakan untuk seluruh rumah sakit yang ada di Jawa Tengah," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Margono, Soekarjo Yunita Dyah Suminar mengatakan, inovasi ini didesain untuk menyederhanakan dan mempersingkat prosedur layanan dan klaim BPJS serta mencegah kecurangan (anti-fraud).
"Sebenarnya yang utama dari kami, klaim cepat dan benar dulu," kata Yunita.
Baca Juga: Pemprov Jateng Luncurkan Aplikasi si Pelem Keprok
"Jadi kita punya rekam medik elektronik, sehingga pasien dari datang sampai selesai ada record datanya. Dan saat klaim ke BPJS kalau dulu harus dicetak pakai kertas, sekarang digital, dan pastinya ini menghindari fraud," lanjutnya.
Sebagai informasi, inovasi Si Bina Cantik Bingits ini mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk memperebutkan Top 5 Outstanding Achievement Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).
Untuk info lebih lanjut cek youtube di bawah ini.
Tag
Berita Terkait
-
Mudik Lebaran Dilarang, Pemprov Jateng Masifkan Sosialisasi
-
Ganjar Terjunkan 10 Relawan dan Kirim Bantuan Logistik ke Jatim
-
Ganjar Berangkatkan 18 Relawan untuk Bantu Warga Terdampak Bencana NTT
-
Larangan Mudik Lebaran 2021, Ini 3 Skenario yang Disiapkan Pemprov Jateng
-
Jadi Penggerak Program Inklusi Terbaik, Jateng Terima Tiga Piala dari OJK
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan