Suara.com - Kepolisian di negara bagian Gujarat, India berhasil meringkus tiga pria yang menjual minuman keras karena curiga dengan kerbau mabuk yang dipelihara oleh pria ini.
Menyadur Strait Times Kamis (08/07), mereka ditangkap karena menjual alkohol ilegal setelah kerbau mereka sendiri mabuk di atas cangkul, kata polisi.
Salah satu pria memanggil dokter hewan setempat karena kerbau mereka mulai bertindak aneh dengan mulut berbusa, kata pejabat polisi setempat Dilipsinh Baldev kepada AFP.
Dokter hewan kemudian memeriksa bak air tempat hewan-hewan itu minum dan mengamati bau aneh. Ia juga menemukan airnya sedikit berbeda karena berwarna.
Ternyata, ini karena orang-orang itu menyembunyikan botol minuman keras di bak dan beberapa di antaranya pecah sehingga mencemari air.
Dokter hewan kemudian memberi tahu polisi, yang menggerebek peternakan pada hari Senin dan menemukan 100 botol alkohol senilai 32.000 rupee (Rp 6,2 juta). Ketiga petani itu langsung ditangkap.
Di Gujarat, negara asal Perdana Menteri Narendra Modi ini, kegiatan yang berkaitan dengan minuman keras sangat dilarang, seperti membuat, membeli, menjual atau mengangkut alkohol.
Jika kedapatan melakukan pelanggaran, pelaku dapat dihukum dengan denda yang besar dan bahkan hukuman penjara.
Baca Juga: Setelah Ronaldo, Giliran Pogba Singkirkan Minuman Keras di Euro 2020
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran