Suara.com - Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil surveinya mengenai sikap publik terhadap program vaksin yang tengah dijalankan oleh pemerintah. Hasilnya, mayoritas responden percaya dan bersedia divaksinasi. Namun, masih ada pula yang menolak divaksinasi.
Survei ini menggunakan metode simple random sampling. Ada 1.200 responden yang dipilih secara acak dan ditelepon langsung oleh LSI. Toleransi kesalahan toleransi atau margin of error survei ini sekitar ± 2,88 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Dari hasil survei yang dilakukan LSI, 63.6 persen responden bersedia untuk divaksin, namun ada sekitar 36,4 persen responden tidak bersedia untuk divaksin.
"Alasan paling banyak mengapa orang tidak bersedia divaksin adalah karena takut dengan efek sampingnya, kemudian karena menilai vaksin tidak efektif, dan merasa tidak membutuhkan vaksin karena sehat," sebut hasil survei LSI yang dikutip, Minggu (18/7/2021).
Tak hanya itu, dari hasil survei tersebut juga diketahui mayoritas warga juga menilai bahwa anggaran negara untuk pengadaan vaksin ini berpotensi disalahgunakan, dan cukup banyak yang tidak yakin pemerintah bisa
menjamin penggunaan anggaran vaksin agar tidak dikorupsi.
Selain itu, program vaksin dinilai tepat sasaran oleh mayoritas warga, dan warga juga setuju dengan program vaksin prioritas untuk tenaga kesehatan, lansia, pekerja publik, pedagang pasar, guru/dosen, dan wartawan.
"Namun, cukup banyak warga yang menilai bahwa vaksin sulit didapat oleh sebagian orang karena alasan domisili (bukan perkotaan) dan status osial dan ekonomi," sebutnya.
Berita Terkait
-
Viral! Perjuangan Demi Vaksin, Sejumlah Pemuda di Yogya Ini Rela Antre Semalam Suntuk
-
Survei LSI: Pandemi Bikin Ekonomi Masyarakat ke Level Paling Buruk
-
Sebut Penemu AstraZeneca Pancasilais, Fadli Zon Singgung Bisnis Vaksin di Indonesia
-
Jokowi Didesak Cabut Permenkes Soal Vaksinasi Berbayar, Jangan Sekadar Dibatalkan
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub