Suara.com - Kelakuan terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto (Setnov) kembali menjadi sorotan publik akhir-akhir ini karena foto viral di media sosial yang memperlihatkan dirinya membawa ponsel saat berada di lapas.
Foto itu kemudian mengundang beragam kritikan publik. Sebab, mantan ketua DPR ini tengah menjalani vonis 15 tahun penjara terkait kasus korupsi pengadaan e-KTP.
Jika ditarik ke belakang, ini bukan tindakan kali pertamanya yang menjadi sorotan publik. Suara.com merangkum 4 ulah Setya Novanto yang bikin publik geleng-geleng kepala.
1. Ketahuan bawa ponsel
Dalam foto viral yang beredar akhir-akhir ini, Setnov kedapatan membawa barang yang dilarang dibawa oleh penghuni lapas. Terdapat ponsel di meja yang terletak di depan Setnov duduk. Foto itu diambil saat Setnov berada di dalam Lapas Sukamiskin, Kota Bandung.
Tak hanya satu ponsel, dalam meja tersebut terdapat dua ponsel berwarna hitam.
Saat dikonfirmasi, Kalapas Sukamiskin, Elly Yuzar, menyebut bahwa foto itu diambil ketika momen Idul Adha tahun lalu di Lapas Sukamiskin.
"Itu tahun lalu waktu Idul Adha, itu cerita dari mereka, saya tanya juga," kata Elly, saat dikonfirmasi via ponselnya, Sabtu (17/7/2021).
2. Sel Mewah
Baca Juga: Setnov Kepergok Bawa Dua Ponsel di Lapas, Kumpul Makan Bersama
Hal lain yang tak kalah mengejutkan ialah sel mewah yang dihuninya di Lapas Sukamiskin, Bandung. Sel mewah Setnov terungkap kala tim Mata Najwa yang ikut Dirjen PAS sidak ke Lapas Sukamiskin. Mereka menemukan kejanggalan saat mendatangi sel nomor 29 Blok Timur yang ditempati Setya Novanto.
Menkumham sendiri akhirnya mengakui, sel tersebut palsu dan bukan tempat Setya Novanto. "Itu bukan sel Setya Novanto," kata Yasonna H Laoly.
Fakta baru kemudian diungkap Ombudsman saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Kamis 13 September 2018 malam, di Lapas Sukamiskin. Temuan Ombudsman mengungkap, bahwa kamar tahanan Setnov lebih besar dibanding yang lain.
Sel mantan Ketua DPR itu juga dilengkapi sejumlah perabotan tertata rapi. Tak hanya itu, kloset duduk serta dinding plywood juga menghiasi sel mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.
"Kamarnya Setnov lebih luas, lebih bagus. Ukuran dua kali lipat dari (kamar) semuanya," kata Anggota Ombudsman Ninik Rahayu di Kantor Kanwil Kemenkum HAM Jabar, beberapa waktu lalu.
3. Tepergok di Restoran Nasi Padang
Setya Novanto tiba-tiba muncul di restoran Padang RSPAD Gatot Subroto, Jakarta pada April 2019. Saat itu Setnov tengah izin untuk menjalani pengobatan berdasarkan rekomendasi dokter di RSPAD.
Namun, usai menjalani pengobatan, Setya Novanto ingin mencari angin dan akhirnya duduk di sebuah restoran, di lingkungan RSPAD.
"Jadi habis periksa, jalan gitu sebentar mau angin-angin. Terus rupanya duduk di situ. Kami sudah membentuk tim untuk memeriksa pegawai kami. Kan di sana ada dua pengawal. Ada dari Lapas Sukamiskin," jelas Dirjen Kemasyarakatan Kemenkum HAM Sri Puguh Budi Utama.
4. Di Toko Bangunan
Selanjutnya, Setya Novanto dikabarkan terlihat berada di sebuah toko bangunan di kawasan Padalarang pada Jumat, 14 Juni 2019.
Pada foto yang beredar, pria yang mirip Setya Novanto itu mengenakan kemeja lengan pendek serta memakai topi hitam dan wajahnya ditutup masker. Dalam foto, dia tengah berbincang dengan seorang wanita dengan tas berwarna merah.
Kalapas Sukamiskin, Tejo Harwanto, mengakui Setya Novanto meminta izin keluar untuk berobat. Kepergiannya dipastikan mendapat pengawalan.
"Izin berobat ke Rumah Sakit Santosa. Dikawal pihak kepolisian dan Lapas. Informasi (Setya Novanto ke toko bangunan) dibuat berita acara pemeriksaan," ujar Tejo saat dikonfirmasi.
5. Papa Minta Saham
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said melaporkan Setya Novanto ke Majelis Kehormatan DPR (MKD) pada akhir 2015.
Setya Novanto diduga meminta saham perseroan sebesar 20 persen dan jatah 49 persen saham proyek Pembangkit Listrik tenaga Air (PLTA) Urumuka Papua kepada PT Freeport Indonesia dengan mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.
Tak lama, Setya Novanto mengundurkan diri sebagai Ketua DPR dan digantikan oleh Ade Komarudin. Pengunduran diri Setya Novanto menandakan b erakhirnya sidang etik MKD.
6. Tiang Listrik
Tragedi tiang listrik sepertinya menjadi drama paling menggegerkan publik. Beredar foto dan video Setya Novanto menabrak tiang listrik hingga harus dirawat di rumah sakit.
Insiden kecelakaan tersebut sarat dengan berbagai kejanggalan. Muncul berbagai meme lelucon mengenai tragedi tiang listrik.
Kejadian berawal saat Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus e-KTP. Saat KPK mendatangi kediaman Setya Novanto di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sosok Setya Novanto tak ditemukan. Pun KPK mengeluarkan imbauan bagi Setya Novanto untuk menyerahkan diri.
Pada 16 Desember 2017, tidak ada pemberitahuan penyerahan diri Setya Novanto. Malam harinya, Setya Novanto dikabarkan menabrak tiang listrik dan dilarikan ke RS Medika Permata Hijau.
Setnov langsung menempati ruang rawat inap VIP di rumah sakit tersebut. Dokter yang memeriksa yakni Bimanesh Sutarjo dan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi ditetapkan sebagai tersangka.
Berita Terkait
-
Setnov Kepergok Bawa Dua Ponsel di Lapas, Kumpul Makan Bersama
-
Tanggapi Foto Setya Novanto Bawa Hp, Kalapas Sukamiskin: Itu Suasana Idul Adha
-
Geger Foto Setnov Bawa Dua HP di Lapas, Begini Reaksi Kalapas Sukamiskin
-
Kisah Pemilik Rumah Makan Padang, Dulu Tukang Cuci Kini Gerai Kalahkan Restoran Cepat Saji
-
Beberapa Kali Terdengar Ledakan, Toko Bangunan di Tangerang Terbakar, 6 Mobil Hangus
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel