Suara.com - Warung telur dan sembako di Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, dijarah sekelompok remaja yang terlibat tawuran di saat momen Lebaran Idul Adha. Pelaku diduga merupakan remaja dari Kampung Kebon Sayur yang menyerang remaja Kampung Pariaman.
Muhammad (20), penjaga warung telur dan sembako di Kampung Pariaman mengungkapkan pelaku membawa senjata tajam jenis celurit. Mereka mengobrak-abrik dan menjarah dagangan, handphone hingga timbangan milik bosnya.
"Kejadiannya itu sekitar abis Ashar. Dia tebas-tebasin telur ini. Sama ngambil-ngambilin dagangan. Ada telur, Indomie, timbangan sama HP juga diambil itu," ungkap Muhammad kepada suara.com, Rabu (21/7/2021).
Akibat insiden ini, kerugian pemilik warung ditaksir mencapai Rp5 juta. Hingga kekinian mereka mengaku belum menerima uang ganti rugi.
"Itu sembako saja kerugiannya hampir Rp 5 juta soalnya tepung-tepung itu juga karungnya dibacokin pakai celurit. Kerupuk dilemparin ke jalan," bebernya.
"Motor bos saya saja tiga diancurin. Tapi nggak terlalu parah sih," imbuhnya.
Disiram Air Kencing
Tukang ojek pangkalan di lokasi, Babeh (47) menyebut tawuran antarremaja Kampung Kebon Sayur dan Pariaman telah tiga kali terjadi. Peristiwa itu terjadi pada momen takbiran dan Idul Adha.
Tawuran pertama kali terjadi pada Senin (19/7) dini hari. Para remaja tanggung itu ribut dengan menggunakan senjata tajam celurit, parang, batu, hingga molotov.
Baca Juga: Terkuak! Warga Pasar Manggis Setiabudi Tawuran saat Idul Adha Gara-gara Petasan
"Kedua itu pas malam takbiran, terus kejadian lagi sore pas banget Idul Adha itu. Jadi tiga kali," kata Babeh saat ditemui suara.com di lokasi, Rabu (21/7/2021).
Babeh mengungkapkan bahwa keributan bermula tatkala remaja Kampung Kebon Sayur menyerang remaja Kampung Pariaman yang sedang nongkrong di pinggir jalan. Berdasar informasi yang diterima Babeh, remaja dari Kampung Kebon Sayur melempari remaja Kampung Pariaman dengan botol plastik berisi air kencing.
"Anak-anak sini nongkrong katanya itu lagi pada duduk ditimpukin gelas aqua isi air kencing. Keduanya ditimpuk botol Kratingdaeng," bebernya.
Menurut Babeh, remaja Kampung Kebon Sayur dan Pariaman memang memiliki masalah lama. Ketika di awal tahun baru 2021 remaja Kampung Pariaman sempat diserang oleh remaja dari Kampung Kebon Sayur.
"Anak-anak sono (Kebon Sayur) emang ribut mulu. Gabungan dia ada juga yang dari luar. Kalau anak-anak sini sih (Pariaman) nggak pernah ngusik sebenernya," kata dia.
Dijaga Polisi
Berita Terkait
-
Berawal Disiram Air Kencing, Cerita Warga di Setiabudi 3 Kali Tawuran saat Momen Lebaran
-
Tawuran Antar Kampung Pecah saat Idul Adha, Pasar Manggis Setiabudi Dijaga Polisi
-
Kronologi Tawuran Maut yang Merenggut Nyawa Seorang Pelajar di Kota Padang
-
Terkuak! Warga Pasar Manggis Setiabudi Tawuran saat Idul Adha Gara-gara Petasan
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Panglima TNI Diminta Terangkan Status Siaga 1 Secara Transparan Agar Tak Picu Spekulasi Publik
-
BGN Ancam Putus Kontrak Pengelola Dapur MBG yang Hanya Berorientasi Bisnis
-
Akademisi Nilai Pernyataan Trump soal Iran Lebih Bernuansa Tekanan Psikologis
-
Karhutla: 10 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Anjongan, Api Sempat Mendekati Bangunan Warga
-
Banjir Genangi Tol JakartaTangerang KM 24, Akses Gerbang Tol Karang Tengah Barat Sempat Ditutup
-
Belajar dari Kasus Delpedro, Yusril Minta Aparat Hati-hati Tangkap Orang
-
BGN Beri Tenggat 30 Hari: SPPG Tak Kantongi Sertifikat Laik Higiene, Siap-siap SUSPEND!
-
Hujan Lebat Picu Banjir di Tangerang, Pemkot Tetapkan Status Siaga
-
BGN Perkuat Standar Higiene Program Makanan Bergizi Gratis, 500 Peserta Ikuti Pelatihan Setiap Hari
-
Kebakaran Pasar Darurat di Blora Hanguskan Sembilan Kios dan Satu Rumah, Kerugian Capai Rp2,2 Miliar