"Semua kementerian saat covid bekerja 24 jam, kita menyatukan hati kita bahwa jangan pernah lelah melayani rakyat kita," ucap Erick.
3. Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil juga meminta maaf atas penanganan pandemi Covid-19 di wilayahnya yang tak terkendali.
Ia menyadari PPKM yang diberlakukan secara ketat bukanlah situasi yang mudah untuk dilalui seluruh masyarakat.
"Saya memohon maaf atas situasi yang tidak nyaman ini dan memahami kesulitan yang dihadapi," kata Emil melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @ridwankamil dikutip Selasa (20/7/2021) lalu.
4. Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menjadi pejabat kesekian yang meminta maaf kepada masyarakat atas lonjakan kasus Covid-19 yang tak terkendali di wilayah Jawa Timur.
Mantan Menteri Sosial itu menyampaikan permohonan maaf karena kebijakan yang dilahirkan untuk menekan kasus Covid-19 tidak bisa memuaskan semua orang.
"Atas nama Pemprov Jatim, saya meminta maaf jika penanganan Covid-19 di Jatim belum dapat memuaskan seluruh masyarakat," ujar Khofifah dalam postingan yang diunggah di akun instagram pribadinya, @khofifah.ip, Rabu (21/7/2021).
Baca Juga: Angka Testing Covid-19 Turun Agar Kasus Positif Rendah, Fadli Zon: Jangan Kelabui Data!
Khofifah memohon kerja sama seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi seluruh peraturan selama pelaksanaan PPKM darurat, tetap disiplin protokol kesehatan, dan segera mengikuti vaksinasi.
"Kepada semua warga Jawa Timur tetaplah semangat. Pengurus RT, RW, kamituwo tetaplah di garda depan melayani warga, terutama yang sedang isolasi mandiri," kata dia.
5. Rudy Gunawan
Jejak meminta maaf di hadapan publik juga dilakukan oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan.
Rudy meminta maaf kepada masyarakat saat memantau fasilitas tempat isolasi, khususnya ketersediaan oksigen di Rumah Susun Gandasari, Cilawu, Kabupaten Garut.
Ia meminta maaf karena pemerintah daerah masih belum bisa menyediakan stok oksigen yang cukup untuk ribuan warganya yang terpapar Covid-19.
"Ada 118 yang diisolasi mandiri di Rusun Gandasari, kita nakes 24 jam, kami ada visit dokter, jadi kami pasti bantu lah. Kami mohon maaf seandainya ada kekurangan, karena kami ada 1.700 yang diisolasi mandiri," kata Rudi dikutip dari laman resmi Pemprov Jabar, Sabtu (26/6/21).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung
-
Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius
-
Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'
-
California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace
-
Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai
-
Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus
-
Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026
-
Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN
-
Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM
-
Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?