Suara.com - Koalisi Warga Untuk Hak Atas Kesehatan mengajukan somasi kepada pemerintah, terutama somasi ditujukan ke Presiden Joko Widodo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.
Somasi yang didukung 109 lembaga, terhitung sejak pelaksanaan konferensi pers Minggu sore itu dilakukan berkaitan dengan krisis oksigen. Mulai dari ketersediaan stok oksigen dan harga tabung oksigen yang tidak terkendali. Padahal situasi saat ini banyak pasien Covid-19 yang membutuhkan penanganan menggunakan oksigen.
Afif Abdul Qoyim salaku perwakilan dari LBH Masyarakat mengatakan somasi dilakukan dalam rangka mengingatkan pemerintah atas kelalaian, pelanggaran, dan upaya-upaya pemerintah dalam menanggapi pandemi yang dinilai tidak mampu menjawab kebutuhan.
Ia berujar ada dua cara untuk mengingatkan pemerintah, bisa melalui melalui mekanisme hukum dan non hukum. Somasi kata dia menjadi mekanisme hukum yang dipilih koalisi untuk mengingatkan kepada pemerintah atas krisis oksigen.
"Salah satu mekanisme hukumnya itu adalah menyeret pemerintah ke pengadilan, sebagaimana layaknya rakyat ketika melakukan pelanggaran begitu kan diseret ke meja hijau. Nah salah satu caranya adalah sebagai gerbang awalnya yaitu somasi," kata Afif dalam konferensi pers secara daring, Minggu (25/7/2021).
Namun dikatakan Afif pengajuan somasi juga melihat dan menunggu itikad baik dari pemerintah. Koalisi masih memberikan waktu kepada pemerintah dalam menyelasaikan persoalan krisis oksigen bagi pasien Covid-19. Sebab persoalan kelangkaan oksigen dan harganya yang melambung sudah sangat kritis dan tidak lagi bisa ditunda-tunda terlalu lama.
"Jika dalam waktu yang wajar gitu tidak ada kunjung progres, tidak menutup kemungkinan teman-teman koalisi akan menempuh upaya hukum lanjutan. Jadi tidak akan berhenti di somasi saja," ujar Afif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki
-
Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!