Suara.com - Tim Gabungan Direktorat Kriminal Umum Polda Sumatera Utara, Polres Belawan, dan Polsek Medan Labuhan menangkap belasan tahanan yang kabur dari sel tahanan Polsek Medan Labuhan.
"Tadi malam anggota bekerja keras dan berhasil mengamankan belasan tahanan kabur di sejumlah lokasi yang berbeda," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, di Medan, Rabu.
Ia menyebutkan tahanan tersebut kabur dari Mapolsek Medan Labuhan, Senin (27/7) dini hari.
"Namun pascakejadian tersebut tim gabungan langsung melakukan pengejaran terhadap 18 orang tahanan yang kabur," ujarnya.
Hadi mengatakan para tahanan kabur dengan cara merusak empat gembok sel tahanan di Polsek Medan Labuhan. Kemudian mereka memecahkan kaca pintu depan lalu kabur.
Tim gabungan masih berada di lapangan untuk mengejar beberapa tahanan yang belum ditemukan.Jika para tahanan tidak menyerahkan diri, maka ada upaya lain yang akan dilakukan, kata dia.
"Para tahanan yang sudah diamankan saat ini sudah dimasukkan lagi kedalam sel Polsek Medan Labuhan," ucapnya saat ditanyakan apa sanksi yang akan diberikan terhadap petugas jaga dan Kapolsek Medan Labuhan, Hadi menyebutkan masih dilakukan pendalaman.
Sebelumnya, sebanyak 18 tahanan Polsek Medan Labuhan melarikan diri dengan cara merusak gembok sel dan menjebol pintu kaca, Senin (27/7), sekitar pukul 04.30 WIB. Para tahanan kabur dengan cara membuka gembok pintu tahanan saat beberapa petugas polisi yang bertugas jaga sedang tertidur. Setelah berhasil membuka gembok, para tahanan menghancurkan pintu kaca. (Antara)
Baca Juga: 18 Tahanan Polsek Medan Labuhan Kabur, Kasusnya Narkoba, Pemerkosaan hingga...
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
Terkini
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
-
ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun
-
Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi
-
Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan