Suara.com - Rian Januar (29), pelaku pencurian sepeda motor di rental PS FOG, Jalan Kemayoran Lama, Kebun Jeruk, Jakarta Barat pada Rabu (28/7/2021) akhirnya berhasil dibekuk setelah pemilik rental berinisial AB (39) dan karyawannya, Dafa (18), mengejar pelaku dengan menggunakan angkutan kota alias angkot.
Saat ditemui Suara.com, Dafa pun menceritakan detik-detik Honda Scoopy warna merah milik bosnya itu digondol Rian. Awalnya, sepeda motor itu sedang diparkir di depan kios setelah bosnya pergi dari pasar.
“Habis parkir, bos saya lagi duduk santai. Nah pas itu dari rekaman CCTV kelihatan ada orang sudah naik di motor dan satunya lagi menyetut dari samping, sudah jalan tuh mereka,” jelas Dafa saat ditemui Suara.com di lokasi pada Jumat (30/7/2021).
Melihat hal tersebut Dafa dan AB langsung keluar, berusaha mengejar kedua pelaku yang sudah melaju sekitar puluhan meter. Pada saat itu tidak ada kendaraan lain untuk mengejar.
“Nah kebetulan ada angkot lewat kan, ya sudah kami naik angkot itu,” jelasnya.
Bak Film Action
Kejar-kejaran layaknya adegan dalam film pun terjadi saat itu. Dari dalam angkot keduanya meneriaki kedua pelaku.
Pada saat itu pula pelaku yang diketahui bernama Rian Januar (29) masih berusaha menyalakan motor. Karena pas kejadian, motor milik AB tidak bisa dinyalakan karena sistem kuncinya yang rusak atau dol.
“Bos saya ke sopir angkot minta dipepet tuh kedua pelaku. Ya sudah, sopir angkot mepet terus ke mereka,” jelas Dafa.
Baca Juga: Tak Jera Diamuk Warga, Rental PS FOG di Kebon Jeruk Tetap Rawan Komplotan Curanmor
Selanjutnya saat dipepet dan sudah tersudut, salah satu pelaku yang mengendarai motor Yamaha Aerox bernama Doni, langsung kabur meninggalkan rekannya, Rian.
Pelaku Rian yang sudah dalam keadaan panik dan tersudut, akhirnya meninggalkan sepeda motor curiannya, langsung lari untuk kabur.
“Dia (Rian) lari ninggalin motor, bos saya (AB) langsung turun dari angkot, lari tuh mengejar pelaku,” jelas Dafa.
“Pas lari itu bos saya teriak ke pelaku. Dia bilang, ‘Kalau lu berhenti lu aman,’ tapi pelaku tetap saja lari,” sambung Dafa menambahkan.
Sekitar puluhan meter, karena tidak kuat lagi berlari pelaku Rian akhirnya berhasil ditangkap.
“Bos saya dan pelaku sudah sama ngos-ngosan. Sama capek kali ya,” ujar Dafa.
Berita Terkait
-
Tak Jera Diamuk Warga, Rental PS FOG di Kebon Jeruk Tetap Rawan Komplotan Curanmor
-
Gagal Nyolong Motor di Rental PS, Rian Babak Belur usai Dikejar-kejar Korban Pakai Angkot
-
Diintai dari ATM, Maling Gasak Uang Rp20 Juta saat Sopir Mobil Box Isi Bensin di SPBU
-
Ibu Muda Pura-pura Pinjam Motor untuk Antar Simbah, Ujung-ujungnya Malah Dibawa Kabur
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina
-
Potensi Korupsi Program MBG Ramai Dilaporkan ke KPK, Ini Alasan Belum Ada Penindakan
-
13 Jukir Liar Blok M Terjaring Razia, Begini Nasibnya Kini
-
Seskab Teddy Borong 5 Sapi Kurban dari Irfan Hakim
-
Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare
-
MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran
-
Noel Tak Terima Dituntut 5 Tahun, Eks Penyidik KPK: Pejabat Korup Seharusnya Dihukum Lebih Berat
-
Reformasi dalam Bayang-Bayang Militer, Seskab Teddy Dinilai Jadi Contoh Nyata