Suara.com - Melalui kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka (MBKM), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus dorong peningkatan link and match antara pendidikan tinggi dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun dunia usaha dan industri. Untuk merealisasikan kebijakan tersebut, Kemendikbudristek melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi wilayah XV (LLDikti XV) merangkul Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan berbagai industri guna meningkatkan pendidikan tinggi melalui program MBKM salah satunya kolaborasi bersama Dinas Peternakan NTT.
Sekretaris LLDikti XV, Ade Erlangga Masdiana berharap kolaborasi antara LLDIKTI XV dengan pemerintah daerah bisa berjalan dengan baik sehingga implementasi dari kebijakan MBMK dapat dirasakan oleh semua pihak. "Saya datang untuk menjelaskan bahwa Kebijakan MBKM memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bisa meningkatkan kompetensi kelulusan," tutur Erlangga dalam kunjungannya di Kantor Dinas Peternakan NTT, di Kupang, pada Rabu (28/7/2021).
Erlangga melanjutkan, kolaborasi ini sangat penting dalam upaya meningkatkan kompetensi kelulusan mahasiswa dan memberdayakan masyarakat di bidang peternakan.
“MBKM ini juga memberi ruang kepada dosen dan mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmunya,” ungkap Erlangga.
Selain itu, dalam MBKM ini, kata Erlangga, kurikulum dapat dirancang bersama dengan Pemerintah Daerah atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
“LLDIKTI XV ingin memberikan sumbangsih dengan melibatkan perguruan tinggi secara akademik dan praktis. Kolaborasi ini bisa menjadi wadah untuk mengimplementasikan MBKM,” jelas Erlangga.
Senada dengan itu, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Peternakan, Yohana E. Lisapaly, menyampaikan saat ini Pemerintah Daerah Provinsi NTT sedang menggalakkan berbagai program bersama pendidikan tinggi untuk menjawab berbagai permasalah di bidang peternakan.
“Pak Gubernur pasti senang kalau ada kolaborasi semacam ini. Perubahan yang serba cepat memerlukan inovasi baru dan inovasi ini harus terus dilakukan oleh Perguruan Tinggi agar bisa menjadi bagian dari penyelesai masalah," ungkap Yohana E. Lisapaly yang juga menjadi Asisten Daerah III Provinsi NTT.
Dia menambahkan, Provinsi NTT dikenal sebagai daerah penghasil ternak.
Baca Juga: Kemendikbudristek Dukung Program Belanja Produk Dalam Negeri untuk Kualitas Sekolah
“Kampus harus mampu melihat potensi daerah, lingkungan yang ada di sekitarnya di mana NTT ini dikenal sebagai daerah penghasil ternak,” ujarnya.
Selain menyambangi Dinas Peternakan Provinsi NTT, Ade Erlangga Masdiana juga melakukan kunjungan ke Timor Express (TimEx) yang diterima oleh Pemimpin Redaksi, Kristo di ruang kerjanya.
Dalam kesempatan ini, Erlangga menyampaikan berbagai program Kemendikbudristek yang akan digalakkan di Provinsi NTT melalui LLDikti XV.
“Kebijakan baru yang digelontorkan oleh Mas Menteri Nadiem Makarim memiliki komitmen untuk meningkatkan kompetensi kelulusan mahasiswa, kualitas dosen dan mutu pendidikan tinggi di NTT,” tuturnya.
Menurutnya, MBKM mengajak kolaborasi antara berbagai pihak, baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, industri, bisnis, maupun Lembaga Swadaya Masyarakat di dalam dan luar negeri untuk bersinergi dengan pendidikan tinggi.
“Kolaborasi semacam ini yang perlu ditingkatkan agar pendidikan tinggi khususnya di Provinsi NTT bisa berkembang,” ujarnya.
Berita Terkait
-
4 Pelajar SMA Raih Medali dalam International Biology Olympiad Challenge II di Portugal
-
Cacat Materil, 43 Dewan Guru Besar UI Desak Jokowi Cabut Revisi Statuta UI
-
KBRI Jepang Resmikan PKBM At Taqwa di Ibaraki, Pusat Pendidikan dan Budaya Indonesia
-
Kembalikan Kejayaan Lagu Anak, Mendikbudristek Ajak Anak Indonesia Ikut KILA 2021
-
Kadernya di DPRD Malaka Viral Joget Tanpa Prokes, DPD Golkar NTT Minta Maaf
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL
-
Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?
-
Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik
-
Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran
-
Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?
-
Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?
-
Badai Timur Tengah Menghadang, Akankah Pejabat RI Akan 'Ikat Pinggang' Demi Rakyat?
-
Eks Wakapolri Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi Cacat Hukum
-
Sedia Payung! BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Kilat di Sejumlah Wilayah RI Hari Ini