Suara.com - Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 18 akan segera dibuka. Kabarnya, pemerintah akan menambah anggaran penyelenggaraan program Kartu Prakerja sebesar Rp 10 triliun untuk menjangkau 2,8 juta peserta. Lalu Kartu Prakerja Gelombang 18 kapan dibuka?
Terkait Kartu Prakerja Gelombang 18 kapan dibuka, pihak manajemen masih belum memberikan tanggal atau jadwal. Namun bocorannya telah disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Kartu Prakerja Gelombang 18 Kapan Dibuka?
Sebelumnya juga telah ramai diberitakan, bahwa pemerintah berencana untuk melanjutkan program Kartu Prakerja pada semester II di tahun 2021 ini. Hal tersebut seiring dengan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang berlaku pada tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun sempat mengatakan, bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk 2,8 juta peserta baru, dan rencananya kelanjutan Kartu Prakerja akan dieksekusi pada bulan Juli-Agustus 2021.
“Kartu Prakerja untuk 2,8 juta peserta juga bisa dieksekusi di Juli-Agustus,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (5/7/2021)
Itu artinya, total anggaran pemerintah dialokasikan untuk Kartu Prakerja kali ini adalah sebesar Rp 30 triliun. Program Kartu Prakerja ini menjadi salah satu jaringan pengaman sosial masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
Saat ini, pihak manajemen pelaksana program (PMO) Kartu Prakerja tengah berkoordinasi dengan Komite Cipta Kerja untuk keberlanjutan program Kartu Prakerja Gelombang 18. Kita nantikan saja informasi selanjutnya!
Sembari menunggu dibukanya pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 18, ada baiknya kamu menyimak syarat dan cara daftarnya terlebih dahulu. Nah berikut ini prosedur syarat dan pendaftaran programKartu Prakerja Gelombang 18 yang perlu diketahui:
Baca Juga: Link Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 18 di prakerja.go.id
Syarat Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 18
- Warga negara Indonesia (WNI) yang berusia paling rendah 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.
- Merupakan pencari kerja, korban PHK, atau sebagai wirausaha.
- Bukan merupakan anggota TNI/Polri, ASN, anggota DPR/DPRD, BUMN/BUMD, kepala desa, dan perangkat desa, dan pejabat BUMN/BUMD.
- Tidak sedang menerima bantuan pemerintah, baik BLT, BPUM, ataupun bantuan pemerintah lain.
- Selain itu, dalam 1 kartu keluarga hanya diperbolehkan maksimal 2 NIK yang menjadi penerima Kartu Prakerja.
Cara Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 18
- Langkah pertama, buka laman www.prakerja.go.id pada browser handphone ataupun komputer.
- Jangan lupa siapkan nomor Kartu Keluarga serta NIK. Lalu masukkan data diri, dan ikuti petunjuk pada layar untuk menyelesaikan proses pembuatan akun.
- Siapkan juga kertas dan alat tulis untuk mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar secara online.
- Klik “Gabung” pada gelombang yang sedang dibuka, dan nantikan pengumuman peserta yang lolos seleksi Gelombang melalui SMS.
Untuk diketahui, melalui program Kartu Prakerja Gelombang 18 ini, setiap peserta akan mendapatkan uang bantuan senilai Rp 3,55 juta. Uang tersebut terdiri atas:
- insentif pelatihan senilai Rp 1 juta
- uang tunai sebesar Rp 2,4 juta yang diberikan sebesar Rp 600.000 selama empat bulan sebagai insentif pasca pelatihan
- insentif survei Rp 150.000 untuk tiga kali survei
Demikian penjelasan Kartu Prakerja Gelombang 18 kapan dibuka menurut bocoran dari Sri Mulyani. Semoga anda beruntung.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
PSI Siap Kawal Jokowi Safari ke Penjuru Nusantara, Bestari Barus: Sudah Agenda Sejak Awal
-
Nasib Anggota DPRD Jember yang Kepergok Main Game Saat Rapat Akan Diputuskan Hari Ini
-
Hujan Lebat Disertai Petir Intai Langit Jabodetabek Hari Ini
-
Bestari Barus Tegaskan Jokowi Bagian dari PSI: Akan Turun ke Masyarakat pada Saatnya
-
Tegakkan Kedaulatan Digital, Polri Ringkus 321 WNA Mafia Judol Lintas Negara
-
Jangan Biarkan Anak Asyik Sendiri dengan Gadget! KPAI Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Kamar
-
Kemlu China Peringatkan AS, Sebut Perang Iran Tak Seharusnya Terjadi
-
Mungkinkah Ibu Kota Pindah IKN pada Masa Prabowo-Gibran? Begini Kata Pakar UMY
-
Ferdy Sambo Lulus S2 di Lapas, Apakah Semua Narapidana Punya Hak yang Sama?
-
Marco Rubio: Harga Bensin Tinggi Tak Akan Paksa AS Beri Konsesi ke Iran