Suara.com - Seorang pria di Senegal rela menyamar menjadi perempuan demi membantu sang kekasih mengerjakan soal ujian kelulusan, namun aksinya terungkap dan terancam dibui.
Menyadur Oddity Central Senin (9/8/2021) Khadim Mboup menyamar menjadi wanita demi mengerjakan soal kelulusan sang kekasih yang diketahui bernama Gangue Dioum.
Pria 22 tahun itu adalah mahasiswa di Gaston Berger de Saint-Louis University, Senegal. Ia ditahan setelah terciduk menjadi joki di pusat ujian kelulusan sekolah menengah Baccalauteate.
Khadim menipu para pengajar dan pengawas di pusat ujian tersebut dengan menyamar sebagai seorang siswi SMA selama 3 hari.
Saat menyamar, Khadim mengenakan rambut palsu dan ditutupi syal tradisional panjang, anting-anting, dan bahkan mengenakan bra. Ia juga merias wajahnya untuk meyakinkan petugas bahwa ia seorang siswi.
Ketika Khadim mengikuti ujian, salah satu pengawas melihat sesuatu yang aneh dan memeriksa identitas. Saat itulah penyamarannya terungkap.
Khadim Mboup ditangkap pada 31 Juli dan didakwa melakukan penipuan. Pacarnya juga ikut ditahan di sebuah motel saat menunggunya.
Khadim mengakui kejahatannya dan mengklaim jika perbuatan yang ia lakukan semata-mata karena cintanya kepada Gangué.
"Saya bertindak karena cinta, karena pacar saya kesulitan dalam menguasai bahasa Inggris," kata Khadim kepada petugas.
Baca Juga: Peran Mahasiswa Dalam Menghadapi Era Disrupsi
Petugas tidak menerima alasan Khadim dan tetap mendakwa keduanya melakukan penipuan dan terancam hukuman penjara hingga 5 tahun.
Pasangan tersebut juga berisiko dilarang ikut ujian Pendidikan Nasional apa pun selama 5 tahun, ujian kualifikasi atau diploma apa pun, serta denda besar.
Aksi Khadim Mboup tersebut langsung menjadi perbincangan di media sosial Senegal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret