Suara.com - Komunitas Tionghoa Kota Padang, Sumatera Barat, dari Himpunan Tjinta Teman memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi terhadap ribuan warga di daerah itu pada Senin (9/8) untuk mendukung program pemerintah dalam memerangi pandemi Covid-19.
Kepala Bidang Operasional Himpunan Tjinta Teman Albert Hendra Lukman mengatakan pada hari ini ada seribu warga yang menjalani vaksinasi di sini.
"Saat vaksin pertama ada 900 orang dan sekarang jadwal mereka vaksin kedua, sementara ada juga yang baru menjalani vaksin pertama dan totalnya mungkin lebih dari seribu orang," kata dia.
Ia mengatakan sebagai perhimpunan sosial pihaknya terus berbuat untuk membantu sesama untuk menyukseskan program vaksinasi ini. Menurut dia Himpunan Tjinta Teman memiliki gedung yang cukup luas dan representatif untuk menggelar vaksinasi.
"Kita menerapkan prokes dan gedung ini memiliki alat pendingin yang memadai sehingga membuat nyaman warga menjalani vaksin," kata dia.
Pelaksanaan vaksin Himpunan Tjinta Teman kali ini ditinjau langsung oleh Kapolda Sumbar dan Danrem 032/Wirabraja yang dilaksanakan di gedung Himpunan Tjinta Teman di kawasan Pondok Kota Padang.
Ia berterima kasih kepada Kapolda Sumbar Irjen Toni Harmanto dan Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Arief Gajah Mada beserta jajaran yang datang meninjau pelaksanaan vaksin di sini.
"Ini menjadi penyemangat bagi kami dan Kapolda menyatakan siap bersinergi membantu mengirimkan tenaga kesehatan ke sini untuk membantu vaksinasi," kata dia.
Kapolda Sumbar Irjen Toni Harmanto mengapresiasi langkah Himpunan Tjinta Teman yang menggelar vaksinasi di gedung Himpunan Tjinta Teman di kawasan Pondok Kota Padang.
Baca Juga: Peserta Vaksinasi COVID-19 di Garut Berpeluang Bawa Pulang Mesin Cuci
"Kita berterima kasih dan apresiasi langkah yang dilakukan Himpunan Tjinta Teman yang memiliki fasilitas gedung yang representatif, sejuk dan nyaman untuk pelaksanaan vaksin," kata dia.
Dia berharap masyarakat saling membantu dalam menyukseskan program vaksinasi.
Ia mengatakan saat ini euforia masyarakat untuk mendapatkan vaksin cukup tinggi sehingga harus berbagi untuk menyukseskan program tersebut.
"Kita di polda dan polres ada gerai vaksin, di sini juga ada. Jika gerai kita kosong nanti maka akan kita kirim tenaga kesehatan ke sini," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Dijaga Ketat Brimob! KPK Bawa Koper Usai Geledah Rumah Silmy Karim di Kebayoran Baru
-
Jalani Pemeriksaan, Sony Sonjaya Buka-bukaan Soal Jual Beli Titik Dapur MBG
-
Sidang Perdana Kasus Korupsi Maidi Digelar Pekan Depan, KPK Siapkan Pembacaan Dakwaan
-
Sinyal Kemarahan Prabowo saat Kejagung-KPK Bergerak, Pengamat: Jangan Sekadar Panggung Politik
-
72 Jam Penuh Guncangan di Indonesia: Rupiah Anjlok hingga Skandal Korupsi Pejabat Negara
-
KPK Geledah Rumah Silmy Karim, Telusuri Jejak Dugaan Pemerasan di Ditjen Imigrasi
-
Tolak Gugatan Paulus Tannos, Singapura Restui Ekstradisi Buron Kakap e-KTP?
-
Kembali Sambangi Kejagung, Kubu PT PMM Sebut Ada 'Penyelundup' di Balik Kasus 15 Kontainer
-
Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun, KPK Bakal Banding?
-
Wacana '98 Jilid 2' Mengemuka, Pakar Sebut Situasi Belum Selevel Reformasi