Suara.com - Narapidana bernama Peprianto (29) menyerahkan diri pada Kamis, 12 Agustus 2021, setelah kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun, Jawa Timur.
Peprianto melarikan diri pada 27 Juli 2021 setelah selesai membersihkan halaman lapas. Dia minta izin terlebih dahulu kepada sipir untuk pergi ke toilet dengan berpura-pura ingin buang air.
Peristiwa itu membuat geger lapas. Petugas langsung berkoordinasi dengan polisi untuk mencari Peprianto.
Setelah 16 hari meninggalkan lapas, Peprianto datang lagi untuk menyerahkan diri.
Sebagaimana diceritakan Kepala Seksi Registrasi Lapas Kelas I Madiun Widha Indra Kusuma Wijaya alasan utama Peprianto kabur karena rindu dengan anaknya yang dibawa mantan istri.
"Ada permasalahan pribadi antara dia dengan mantan istrinya," ujar Widha dalam laporan Jatimnet.
Tapi usahanya untuk menemui anak gagal dan dia merasa sia-sia kabur dari penjara.
Akhirnya, warga Desa Tanjung, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, kembali lagi ke penjara. "Dia merasa bingung mau lari ke mana," ujar dia.
Peprianto yang terjeras kasus pencurian dengan kekerasan itu masih harus menjalani sisa hukuman sekitar dua tahun.
Baca Juga: Perjuangan Seorang Ayah Setelah di-PHK: Saya Ingin Jadi Relawan Covid
Kepala Lapas Kelas I Madiun Asep Sutandar mengatakan Peprianto akan dipindahkan. Alasannya untuk menjaga kondusivitas lapas setelah kasus kabur dari penjara, kemudian mencegah terulangnya kejadian serupa.
"Dari kejadian ini, kami pasti lebih waspada. Yang jelas dari sisi pengamanan, pengawasan dan kewaspadaan lebih kami tingkatkan," ujar Asep.
Tag
Berita Terkait
-
Geledah Rumah PNS dan Pihak Swasta, KPK Amankan Bukti Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Madiun
-
Kasus Gratifikasi Wali Kota Madiun Maidi, KPK Geledah Rumah Kadiskominfo hingga Pihak Swasta
-
Periksa Saksi dari Dinas PUPR, KPK Dalami Aliran Fee Proyek 4-10 Persen ke Wali Kota Madiun Maidi
-
Maidi Diduga Terima Upeti 10 Persen Proyek PUPR Kota Madiun, KPK Cecar 6 Anak Buah
-
KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029